Penghargaan buat SBY

BJ Habibie Beri Masukan Dahlan Mengenai PT DI

  • Ancaman Bagi BPR Segera Tiba

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Menjelang diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau pasar tunggal ASEAN di sektor perbankan pada tahun 2020, pangsa pasar Bank Perkreditan Rakyat (BPR) diprediksi akan semakin tergerus. Direktur Penelitian dan Pelatihan Ekonomika UGM, Sri Adiningsih menilai, dengan dibukanya industri keuangan secara bebas, bank asing akan berlomba masuk ke pasar Indonesia. Termasuk, menyasar sektor mikro dan UMKM yang selama ini menjadi tumpuan dari BPR. ...

  • Susi Air Punya Simulator Cessna Caravan

    Susi Air Punya Simulator Cessna Caravan

    Tempo
    Susi Air Punya Simulator Cessna Caravan

    TEMPO.CO , Pangandaran:Perusahaan jasa penerbangan, PT ASI Susi Pudjiastuti Aviation atau lebih dikenal Susi Air, meresmikan Training Center bagi para pilotnya di Pangandaran, Jawa Barat, Jumat 24 Mei 2013. Pada training center ini terdapat simulator untuk pesawat jenis Cessna Caravan 208.

  • Menlu Tolak Sebut Indonesia Bangkrutkan Peternak Australia

    Menlu Tolak Sebut Indonesia Bangkrutkan Peternak Australia

    Antara
    Menlu Tolak Sebut Indonesia Bangkrutkan Peternak Australia

    Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu), Marty Natalegawa, menolak menyebut langkah kebijakan kerja sama perdagangan Indonesia sebagai penyebab kebangkrutan para peternak sapi di Australia terutama bagian utara. "Terlalu jauh untuk mengatakan bahwa Indonesia sudah membuat peternak sapi Australia bangkrut," kata Marty di kantornya di Jakarta, Jumat. Menurut Marty, pendekatan kerja sama ekonomi sudah prinsip dasarnya adalah saling menguntungkan supaya bisa bertahan lama. ...

TEMPO.CO , Jakarta:Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan pertemuannya dengan Mantan Presiden BJ Habibie sebagai upaya menggali kembali ide-ide pakar teknologi Indonesia untuk memajukan industri BUMN, Kamis 22 November 2012. Dalam pertemuan ini, Dahlan terinspirasi menghidupkan kembali PT Dirgantara Indonesia.

Usai bertemu dua jam dengan BJ Habibie, yang juga pakar teknologi, Dahlan langsung memberikan penjelasan atas hasilnya. Dahlan terinspirasi memajukan kembali PT Dirgantara Indonesia. Mantan Presiden yang juga pendiri PT DI tidak ingin industri teknologi pesawat terbang meredup.

"Pertama, menurut Beliau untuk mengembangkan PT DI perbedaannya dengan dulu adalah market driven dimana dorongan pasar harus ditangkap, dulu kan belum ada pasarnya," kata Dahlan. "Kedua PT DI tidak membutuhkan modal terlalu banyak, hanya U$D 500 juta, dengan itu kita sudah bisa buat teknologi pesawat M-250."

Dahlan menyayangkan pandangan BJ Habibie dua puluh tahun lalu tidak dimanfaatkan oleh negara. Saat ini semua pesawat regional milik Indonesia merupakan buatan luar negeri yang merupakan ide-ide BJ Habibie. Namun, dalam pertemuan singkat itu, Dahlan belum membahas lebih jauh langkah-langkah untuk memajukan kembali PT DI.

FIONA PUTRI HASYIM

Baca juga:

Bahan Baku Jamu 90 Persen dari Dalam Negeri

Subsidi Listrik Dipotong Rp 11,8 Triliun

PLN Setuju Listrik Naik

14 Seri Bus Mercedes-Benz Dirakit di Indonesia  

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat