INILAH.COM, Jakarta - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berharap investasi yang masuk ke Indonesia mayoritas berorientasi ekspor dan manufaktur.
"Saya ingin investasi yang masuk ke Indonesia kalau bisa berorientasi ekspor dan manufaktur," ujar Kepala BKPM M. Chatib Basri kepada INILAH.COM di sela-sela acara open house lebaran di kediamannya di Kompleks Perumahan Setneg Jakarta, Minggu (19/2012).
"Jadi jangan hanya sekadar eksplorasi tambang (investasi di tambang) kita," tambahnya.
Namun, dia mengakui proposal invetasi yang masuk ke BKPM saat ini paling banyak untuk eksplorasi tambang dan perkebunan (plantation).
Chatib mengakui akan memperpendek masa ijin investasi dengan menerapkan tracking system mulai September mendatang. "Selain itu kami juga akan lebih berkoordinasi dengan pemerintah daerah ke depan agar bisa mempercepat investasi masuk ke Indonesia," katanya. [ast]


