BKPM Klaim Investasi Mampu Serap Banyak Tenaga Kerja

  • Jadikan Longsor di Freeport Sebagai Pelajaran

    Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik mengungkapkan bahwa kejadian longsor di pertambangan Freeport bisa dimanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan cek ulang kondisi seluruh tambang di indonesia. "Teknologi Freeport itu paling baik untuk melakukan tambang bawah tanah, tapi tetap saja bisa longsor. Apalagi dengan tambang lainnya?" ungkap Jero saat di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Jumat, 17 Mei 2013.

  • Indonesia Siap Ambil Alih Teknologi-Manajemen Inalum

    Antara

    Kuala Tanjung (ANTARA) - Pemerintah Indonesia siap mengambil alih teknologi dan manajemen semua kepemilikan saham PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dari Jepang yang selama 30 tahun sebagai pemegang saham terbesar dan akan berakhir kontrak kerjasamanya pada 30 Oktober 2013. "Kita tidak bergantung dengan Jepang dan siap melanjutkan pembangunan PT Inalum melalui Badan Usaha Milik Negara mulai 1 Nopember 2013," tegas Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia PT Inalum Ir. Nasril Kamaruddin, MBA di

  • Produksi Gas Blok Natuna Mayoritas untuk Indonesia

    Produksi Gas Blok Natuna Mayoritas untuk Indonesia

    Tempo
    Produksi Gas Blok Natuna Mayoritas untuk Indonesia

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik mengaku telah menjalin kesepakatan kontrak eksplorasi gas di Blok East Natuna bersama PTT Exploration and Production. Kesepakatan tersebut terutama mengenai alokasi pembagian produksi gas.

TEMPO.CO, Jakarta -Badan Koordinasi Penanaman Modal mengklaim adanya investasi penanaman modal baik domestik maupun asing mampu menyerap banyak tenaga kerja. "Keberadaan investasi PMDN dan PMA diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja secara tidak langsung yaitu sebesar empat kali," kata Kepala BKPM Chatib Basri kepada wartawan di kantornya, Senin, 22 Oktober 2012.

Pada kuartal ketiga 2012 ini, Chatib mengatakan, penyerapan tenaga kerja dari adanya investasi mencapai 271.648 orang. Penyerapan tertinggi didominasi penanaman modal dalam negeri yakni sebesar 144.784 orang atau 53,3 persen dari total penyerapan. Adapun investasi asing pada kuartal ketiga mampu menyerap 126.864 orang tenaga kerja.

Dalam jumpa pers di kantornya, Chatib mengumumkan realisasi investasi di Indonesia periode kuartal ketiga 2012 ini telah mencapai Rp 81,8 triliun. Realisasi investasi ini meningkat sebesar 25,1 persen dibanding periode yang sama pada 2011 sebesar Rp 65,4 triliun.

Chatib optimististis lembaganya mampu mencapai target investasi 2012 yakni sebesar Rp 283,5 triliun. Sebab, total realisasi penanaman modal domestik dan asing dari Januari hingga September 2012 telah mencapai Rp 229,9 triliun atau 81,1 persen dari target. "Rasa-rasanya saya optimistis dapat melampaui target hingga Rp 300 triliun."

Pencapaian ini, kata Chatib, terutama didorong atas upaya pemerataan investasi ke daerah-daerah di luar Jawa. Berdasarkan data BKPM, sebaran lokasi proyek di luar Jawa pada kuartal ketiga ini meningkat 59,3 persen menjadi Rp 38,7 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp 24,3 triliun. "Ini bukti ada balancing penyebaran investasi," katanya.

AYU PRIMA SANDI

Berita lain:

Dahlan Beri Waktu 3 Bulan Bagi BUMN yang Rugi

Dahlan: BUMN ''Hanya'' Korupsi Rp 166 Juta 

Menkeu: Proyek Jembatan Selat Sunda Belum Jelas

Penghasilan Tidak Kena Pajak Berlaku 2013 

Dahlan: Kunci Pintu Toilet pun Dikorupsi  

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat