INILAH.COM, Jakarta - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menargetkan investasi tumbuh sebesar 30% di 2013.
Menurut Kepala BKPM M. Chatib Basri kepada INILAH.COM di sela-sela acara open house lebaran di Kediamannya di Jakarta, Minggu (19/8/2012), ada beberapa yang menjadi push factor investasi di Indonesia di 2013 mendatang. "Kalau melihat 2013, ada beberapa investasi yang saya sebut sebagai push factor," tukasnya.
Hal ini, lanjut Chatib, disebabkan negara seperti Jepang itu tidak mungkin lagi memproduksi di negaranya karena terjadinya apresiasi Yen yang sangat kuat, yang membuat biaya produksi menjadi mahal di sana. "Nah, karenanya mereka mau nggak mau harus memindahkan produksinya. Itu sebabnya mereka itu sangat begitu agresif masuk ke Indonesia," ungkap Chatib.
Sementara, lanjutnya, negara yang bisa dijadikan tempat investasi dan menarik adalah China dan Indonesia. Padahal, China saat ini telah mengalami penurunan ekonomi, menyebabkan Indonesia satu-satunya negara yang sangat dilirik.
Dengan adanya push factor tersebut, tambah Chatib, itu mendorong negara seperti Korea dan Jepang untuk masuk ke Indonesia. "Apalagi Indonesia memiliki penduduk yang sangat besar yang sangat menarik sebagai market, selain dari demografinya yang juga menarik," jelas Chatib.
"Jadi melihat ke sana, saya masih percaya investasi di 2013 masih bisa mengkontribusi ke PDB (produk domestik bruto)."
Adapun target investasi 2013 sesuai rencana kerja tahunan BKPM ditetapkan sebesar Rp390 triliun. [ast]


