Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Blatter: Mengubah FIFA Tak Bisa Instan

    INILAH.COM, Zurich - Setelah terpilih kembali sebagai Presiden FIFA, Sepp Blatter menjanjikan perubahan di tubuh FIFA. Namun, ia berujar perubahan tersebut tak bisa dilakukan secara instan.

    Dalam kongres FIFA yang berlangsung di markas FIFA di Zurich Swiss, Rabu (1/6/2011) waktu setempat, sang presiden berusia 75 tahun itu kembali menjabat sebagai pimpinan Federasi Sepakbola Dunia setelah mengantongi 186 dari 203 suara.

    "Saya berterima kasih untuk kepercayaan dan keyakinan Anda. Saya berterima kasih dari lubuk hati terdalam," ujar Blatter dalam sambutannya usai terpilih lagi seperti yang dikutip SkySports.

    Terpilihnya Blatter berlangsung di saat FIFA tengah dalam sorotan akibat tuduhan terjadinya suap, korupsi dan skandal-skandal lain yang meliatkan sejumlah figur penting.

    "Saya senang kita bisa menghasilkan persatuan dan persamaan suara di FIFA saat ini," kata Blatter yang akan menjalani termin keempat sebagai Presiden FIFA.

     

    "Piramida ini kuat karena landasannya, dasar piramid ini kuat, sekuat dari gairah permainan sepakbola yang ada di seluruh dunia," lanjut pria berpaspor Swiss itu.

    Tekanan untuk melakukan reformasi di FIFA sangat kuat berembus. Blatter pun berjanji untuk melakukan perubahan walau perubahan itu tidak bisa dilakukan dalam semalam.

    "Kami akan mengarahkan kapal FIFA ini ke arah yang tepat di 'perairan' yang jelas dan transparan. Kita butuh waktu, kita tidak bisa melakukannya besok hari," tegas Blatter.

     

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    9 komentar

    • Voe71  •  11 bulan yang lalu
      Itulah cara-cara reformasi yang dilakukan dalam tubuh FIFA..... sekalipun dalam sorotan dunia tetapi tidak membuat seseorang merasa kecewa atau dikecewakan, malah menggairahkan.........
      Di Indonesia mengecewakan dan dikecewakan rupanya sudah bukan merupakan suatu hal yang aneh tetapi sudah menjadi santapan publik baik melalui media masa maupun visual......
      Pantes negara lain lebih maju dari indonesia........ Di Indonesia, terus terang saja banyak elit-elit yang BODOH yang berhati picik / licik..... Jika begini terus, negara ini bukannya tambah maju tetapi akan HANCUR, karena kebodohan manusia-manusia nya......
      Ingat...... negara ini bukan sistemnya yang salah tapi mansianya [HUMAN ERROR] yang GILA, SERAKAH, SONTOLOYO, BODOH DAN TOLOL
    • MAX Max zhu  •  11 bulan yang lalu
      PEJABAT INDONESA MMG PINTAR .....
      TP PINTAR NY KORUPSI SM RIBUT AJ .....
    • Putu Jimbaran  •  11 bulan yang lalu
      HELL FIFA...................
    • achid  •  11 bulan yang lalu
      gak bisa instan soalnya belum kenyang
    • Pengamat Independent  •  11 bulan yang lalu
      Congratulations....Mr.Blatter. Babak baru untuk anda. Salah satu tugas anda yang sangat mendesak adalah memperbaiki kinerja bawahan-bawahan anda, yang senang memanfaatkan posisi dan jabatan untuk menekan anggota dengan ancaman pembekuan sanksi. Periksa Jerome V. Siapa tahu dia sudah ketularan virus pejabat PSSI yang dulu,penyakit PMK(Provocative,Manipulative dan Koruptive)
    • Kang Ogie  •  11 bulan yang lalu
      memang kalau di negara lain sepak bola semakin menggairahkan,lha kalau di indonesia bukan sepak bola tapi berebut kekuasaan dan korupsi yang menggairahkan.bgmn nih? pusing jadinya.
    • diky  •  11 bulan yang lalu
      Mr.blatt ...apapun tuduhanya kpd FIFA terlepas benar atau tidak ...tapi kenyataanya..sepak bola dunia smakin menggairahkan,,,lha klo di PSSI..Korupsi jalan terus PRESTASDI JALAN DI TEMPAT..BRAVO FIFA
    • Ki Ageng Pambucatan  •  11 bulan yang lalu
      K.78 ITU MAKNANYA: KELOMPOK K O N T O L A N J I N GGGGGG
      GATEL ASU.
      DAN OTAKNYA DITARUH DI PANTAT A N J I N G.
      • achmad 11 bulan yang lalu
        SAMA seperti kamu koment yang ga bermoral blas??????? = ANJ_sing
    • anton a  •  11 bulan yang lalu
      semoga insan pssi melihat dan mengacu pada FIFA tdk seperti sekarang ini pemimpin PSSI ngakunya pintar padahal bodohnya setengah mati..... Bpk Arifin yg terhormat jgn mau didekati kelompok 78... mereka cuma mau duit You aja
    POLL

    Menurut Anda, apakah penahanan Angelina Sondakh akan berhasil mengungkap kasus korupsi anggaran Wisma Atlet?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat