Saat pertama membaca berita bahwa Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono akan berkecimpung ke dunia media sosial dengan membuka akun Twitter resmi (@SBYudhoyono), saya tidak percaya.
Kenapa baru sekarang? Kenapa tiba-tiba presiden — yang sudah menjabat dua periode — ingin membuka akun Twitter sendiri? Apa ada kaitannya dengan Pemilu tahun depan? Atau memang sungguh-sungguh ingin berkomunikasi lebih intens dengan rakyat?
Tetapi daripada berspekulasi panjang mengenai agenda di balik keinginan SBY jadi anak Twitter, saya lebih memilih untuk memberikan sedikit saran, untuk Pak SBY dan timnya, tentang hal apa saja yang sebaiknya dihindari di Twitter. Ini dia:
Reply Pak, jangan RT
Dalam Bahasa Indonesia, "reply" artinya membalas, sedangkan "RT" (retweet) bisa diartikan mengepos ulang sebuah twit. Jadi, penting diingat, jika ingin membalas sebuah twit, gunakanlah fitur reply, jangan RT.
Ini mungkin terlihat sederhana, tapi supaya Bapak tahu, masih banyak pengguna Twitter di Indonesia yang membalas
Postingan Blog oleh Gelar Pradipta Utama
5 Hal yang Harus Dihindari SBY di Twitter
Oleh Gelar Pradipta Utama | Newsroom Blog – Sab, 13 Apr 2013Masih ingat rasanya ketika pertama kali bergabung ke Twitter dan mendapatkan follower?
Selengkapnya »dari Bayarlah Daku Kau 'Kufollow'
Beberapa orang mungkin berusaha mendapat follower dengan cara konservatif: saling menyapa, mencari teman-teman lama, mengajak teman bergabung ke Twitter juga, atau cara sedikit radikal: mencari gara-gara alias twitwar, atau mengetik “Folbek dong kakak!” ke seribu akun lain.
Sebagian orang, lebih progresif lagi: nazar telanjang tengah malam bila dapat 3000 follower.
Twitter memang lebih dari sekadar bertukar kalimat berisikan 140 karakter. Twitter telah menjelma jadi rutinitas, komunitas, dan akhirnya ajang pencarian popularitas. Sampai-sampai, banyak orang rela bersusah-susah membangun citra di Twitter. Terdengar sepele? Mungkin.
Tapi tidak bagi mereka yang menganggap Twitter teramat serius. Tak jarang, mereka yang punya follower banyak bisa menghasilkan uang dari Twitter. Dan di sisi lain, mereka juga bisa menciptakan percakapan yang populer (trending) mengenai sebuah topik hanya dengan kicauan.
KiniBeberapa ‘Kemajuan’ Kereta Listrik yang Patut Dipuji
Oleh Gelar Pradipta Utama | Newsroom Blog – Sen, 30 Jul 2012
Selengkapnya »dari Beberapa ‘Kemajuan’ Kereta Listrik yang Patut Dipuji
Bagi sebuah kota besar alias megapolitan dengan penghuni jutaan jiwa, memiliki sarana transportasi umum yang baik tentu sebuah keharusan. Tak terkecuali Jakarta.
Secara umum sarana transportasi di ibukota negara ini memang belum bisa dibilang baik. Tetapi di sektor kereta listrik, terdapat beberapa kemajuan yang patut dipuji. Antara lain:
Commuter Line
Saat pertama sistem ini diperkenalkan, banyak pengguna kereta listrik yang mengeluh. Bisa dimaklumi, kehadiran Commuter Line secara otomatis mengurangi dan menghapus jenis kereta Ekspres/Pakuan yang hanya berhenti di stasiun tertentu — sehingga waktu tempuh lebih cepat. Sementara Commuter Line berhenti di tiap stasiun.
Lalu di mana letak kemajuannya? Ada di “rasa keadilan” yang diterapkan pengelola kereta. Dengan Commuter Line (serta penghapusan Ekspres) tidak ada lagi kereta yang harus mengalah berhenti sebentar demi menunggu Ekspres lewat.
Lagipula, dengan sistem ini pengguna KRL tidak perlu mengingat banyak jadwal dan jenis kereta. CukupSiapa tidak kenal Jose Mourinho? Pelatih berkebangsaan Portugal ini seakan menjadi sebuah fenomena dalam dunia sepak bola dalam 10 tahun terakhir. Dimulai saat ia menukangi Porto. Ia berhasil mengalahkan favorit juara di babak 16 besar, Manchester United dan lalu jadi juara Liga Champions 2004.
Selengkapnya »dari 10 Kutipan Terbaik Jose Mourinho
Sukses di Portugal, Mou mencoba peruntungan di tanah Inggris. Ia memulainya dengan memegang Chelsea, tim biasa-biasa saja yang berusaha bangkit dengan dana segar dari raja minyak Rusia. Tim biru London itu pun dibawa Mou ke puncak tertinggi Liga Inggris dua tahun berturut-turut. Lagi-lagi, meninggalkan Manchester United di belakang.
Tahun 2008, Mou bergabung dengan tim besar Italia, Inter Milan. The Special One memang tidak pernah kehabisan strategi dan keberuntungan. Di bawah asuhannya, Internazionale menikmati dua gelar Liga Italia dan satu gelar Liga Champions.
Perjalanan karir Mou yang terakhir membuatnya berlabuh di Spanyol. Ditunjuk sebagai nakhoda tim terbesar di dunia, Real Madrid. Tim
Artikel Terpopuler
Postingan Blog Pilihan
Setelah Bensin Bersubsidi Naik, Muncul Proyek Lanjutan
Newsroom Blog - Sen, 13 Mei 2013Proyek Beranak-pinak Pada KTP Elektronik
Newsroom Blog - Sen, 13 Mei 2013Artis dan Karir Politik
Newsroom Blog - Jum, 10 Mei 2013Fenomena Artis Berpolitik
Newsroom Blog - Jum, 10 Mei 2013Wajah Arsitektur Indonesia Dalam Penghargaan Aga Khan
Newsroom Blog - Jum, 10 Mei 2013Perubahan yang Tertunda di Malaysia
Newsroom Blog - Sen, 6 Mei 2013Antrian Harapan di Tempat Pemungutan Suara Pemilu Malaysia
Newsroom Blog - Min, 5 Mei 2013Kampanye 'Putri Reformasi' di Pasar Malam
Newsroom Blog - Jum, 3 Mei 2013Media yang Tak Seimbang Pada Pemilu Malaysia
Newsroom Blog - Jum, 3 Mei 2013Ujian Nasional Nan Menakutkan
Newsroom Blog - Jum, 3 Mei 2013


