Jagat Pintar
  • Satu lagi kamera digital dengan konsep desain “vintage retro”. Meski desainnya lawas, spesifikasinya amat modern. Fujifilm XE-1 telah mengemas sensor APS-C 16.3 MP dan prosesor EXR PRO untuk menghasilkan foto yang berkualitas dan video Full HD 1080p.

    Mereka yang mengikuti perkembangan dunia kamera mungkin akan langsung mengenali jika desainnya agak mirip dengan  Fujifilm X-Pro 1. Dan memang benar. XE-1 adalah "adik" dari X-Pro 1 yang memiliki desain lebih mungil.



    Tapi berbeda dengan Fujifilm X-Pro 1 yang mengusung jendela bidik hibrida (sinergi sistem optik & elektronik), Fujifilm X-E1 hadir hanya dengan jendela bidik elektronik berteknologi OLED. Jendela bidik (viewfinder) elektronik OLED milik X-E1 ini memiliki tingkat kerapatan 2,36 juta titik — tertinggi untuk jendela bidik elektronik saat ini.

    Perbedaannya yang lain, Fujifilm X-E1 kini telah dilengkapi dengan flash internal. Walau demikian, tetap tersedia hot shoe jika Anda ingin menggunakan flash tambahan. Beberapa fitur lain yang

    Selengkapnya »dari Fujifilm X E-1, Kamera Canggih Bergaya Retro
  • Walaupun tampak sepele, sebenarnya mouse merupakan salah satu elemen terpenting dalam mengoperasikan komputer. Seiring perkembangannya, muncul mouse dalam berbagai desain yang mengusung sederet teknologi canggih. Contohnya, mouse untuk game yang sedang naik daun.

    Membawa nama besar BMW sebagai perancangnya, Thermaltake menghadirkan Level 10 M yang mengedepankan desain ergonomis dan dilengkapi fitur-fitur canggih untuk kebutuhan bermain game.



    Desainnya sangat unik. Bahkan sepertinya tidak ada mouse yang mirip dengan Level 10 M sejauh ini. Permukaan mouse yang langsung bersentuhan dengan telapak tangan terbuat dari bahan karet anti-licin. Bagi yang bermasalah dengan tangan berkeringat, BMW hadir menawarkan inovasi terbarunya bernama Air Through Ventilation System.

    Teknologi ini hadir berupa sejumlah lubang pada bagian permukaan mouse dan di bagian tengah terlihat celah yang memisahkan bagian atas dan bawah mouse. Dengan desain ini, tangan Anda dijamin tidak akan cepat berkeringat karena

    Selengkapnya »dari Mouse Futuristis, Hasil Kolaborasi BMW dan Thermaltake
  • Belum lama ini Samsung mengumumkan kehadiran All-in-One PC bersistem operasi Windows 8 yaitu Series 7 dan Series 5. Keunggulan yang paling terlihat dari kedua komputer ini terletak dari desainnya yang terkesan mewah.

    Lini Series 7 hadir dalam dua variasi ukuran yakni 23 inci dan 27 inci. Walau berbeda ukuran, keduanya dilengkapi oleh layar sentuh dengan resolusi 1080p dan seperangkat keyboard + mouse wireless yang dapat diselipkan di bawah stand.



    Namun yang unik, Samsung menyertakan fitur gesture control ke dalam Series 7. Mengandalkan Webcam yang terintegrasi di bagian depannya, Series 7 dapat mengenali hingga lima perintah gerakan tangan.

    Misalnya dengan melakukan gerakan menggeser ke kiri atau kanan, kita dapat membalikkan halaman ebook yang sedang dibaca, ataupun halaman web; untuk menaikkan atau menurunkan volume, cukup lakukan gerakan memutar ke kiri atau ke kanan menggunakan telapak tangan ke arah layar; menutup atau mengepalkan tangan untuk memilih sesuatu; dan gerakan melambai

    Selengkapnya »dari Samsung All-In-One PC Series 7 dan Series 5, Andalkan Desain dan Windows 8
  • Kabar gembira bagi Anda yang gemar berolahraga ekstrem atau membutuhkan kamera video yang tahan banting dan tahan air. Sony baru saja merilis Sony Action Cam yang hadir dalam dua pilihan, yaitu Sony Action Cam HDR-AS10 dan HDR-AS15.

    Dua Sony Action Cam ini hadir dengan ukuran amat kecil. Hanya sebesar kotak korek api dan memiliki bobot 3 ons. Meski mini dan terlihat seperti mainan, kamera video ini nyatanya dilengkapi beragam teknologi yang tidak main-main.

    Keduanya memiliki spesifikasi yang serupa namun dengan sedikit perbedaan pada konektivitas Wi-Fi yang hanya dapat ditemukan di HDR-AS15. Sensor CMOS Exmor R 16 MP hadir untuk memenuhi kebutuhan Anda memotret dan merekam video pada resolusi Full HD 1080p.

    Sedangkan untuk lensa, Sony melengkapinya dengan lensa ultrawide dari Carl Zeiss yang dapat merekam gambar dengan sudut pengambilan gambar 170 derajat. Agar lebih optimal, Sony Action cam dilengkapi teknologi SteadyShot untuk hasil rekaman yang minim getaran, sama seperti

    Selengkapnya »dari Sony Action Cam, Kamera Video Mungil untuk Merekam Aksi Anda
  • Memasuki kuartal keempat tahun 2012 ini, seluruh dunia bersiap-siap menyambut kehadiran sistem operasi Windows 8. Salah satunya Sony yang hadir menawarkan konsep baru untuk sebuah komputer rumah dengan “tabletop” PC Sony Vaio Tap 20.

    Selama ini komputer rumah yang ditaruh di meja identik PC desktop atau PC All-In-One. Tapi kini tabletop PC hadir untuk melengkapinya. Tabletop PC merupakan konsep ide gabungan antara desain minimalis dari tablet dengan performa dan kinerja yang setara sebuah PC. Jadi bisa dibilang, konsep tabletop ini merupakan konsep All-In-One PC yang lebih minimalis dan rapi.



    Tabletop PC Sony Vaio Tap 20 hadir dalam ukuran layar sentuh 20 inci dengan tingkat kerapatan gambar 1600 x 900 pixel. Selain dapat dinavigasikan lewat layar sentuh, perangkat ini juga dilengkapi dengan keyboard dan mouse seperti AIO PC biasa. Di bagian belakangnya, Sony Vaio Tap 20 dilengkapi dengan stand yang berfungsi untuk membuatnya berdiri atau dapat juga digunakan pada posisi tertidur seperti

    Selengkapnya »dari Sony VAIO Tap 20, Konsep Baru Komputer Rumah
  • Dulu, Lewis Mumford — sejarawan Amerika Serikat yang rajin berkata-kata perihal kota — pernah berucap, satu-satunya ruang personal yang masih terbebas dari interupsi adalah toilet pribadi.

    Kini, kita sudah boleh menertawakan ucapannya itu.

    Sekitar 70 tahun setelah ia menuliskan pernyataan tersebut di buku “The Culture of Cities” (1938), layar telah menyusup hingga ke ruang-ruang paling personal dari kehidupan kita. Kita tidur bersebelahan dengan telepon seluler, bahkan membawanya ke toilet sembari menunggu “setoran” lunas.

    Berbagai penelitian telah membuktikan keterikatan kita terhadap layar. Rabu kemarin (29/08), Google merilis penelitian yang menunjukkan bahwa kehidupan multi-layar adalah perilaku baru bagi masyarakat Amerika Serikat, dan televisi tidak lagi jadi satu-satunya raja.

    Beberapa minggu sebelumnya, majalah Time juga membuat liputan khusus yang mengungkapkan bagaimana telepon genggam telah dan masih akan mengubah cara hidup masyarakat di seluruh dunia.  

    Namun, sesekali kita

    Selengkapnya »dari Menghindar dari Layar
  • Mengisi baterai smartphone merupakan kegiatan yang wajib dilakukan pemiliknya hampir setiap hari. Nah, sayangnya teknologi pengisian baterai ini berkembang relatif lamban. Cara mengisi baterai saat ini nyaris tidak berbeda dengan 15 tahun lalu.

    Nokia membuat terobosan baru saat memperkenalkan Lumia 820 dan Lumia 920, dengan membenamkan fitur “wireless charging” atau isi ulang baterai tanpa kabel. Fitur ini menggunakan standar Qi, sehingga nantinya tidak harus bergantung pada aksesori buatan Nokia saja, tapi juga merek lain dengan standar yang sama.



    Dan ternyata Nokia menyediakan empat aksesori untuk keperluan isi ulang tanpa kabel tersebut. Selain dapat mengisi baterai smartphone, charger ini juga dapat mengisi baterai Nokia Luna Wireless Headset.



    Fatboy Rechargable Pillow merupakan bantal kecil yang hadir dalam berbagai warna mentereng. Anda tinggal menaruh perangkat yang ingin diisi baterainya di atas bantal ini. Juga ada wireless charging station yaitu DT900 dan DT901.

    Perbedaannya,

    Selengkapnya »dari Isi Baterai Lumia Tanpa Kabel Dengan Aksesori Berikut
  • Nokia mengumumkan dua smartphone terbaru dan yang pertama telah mengusung sistem operasi Windows Phone 8, yaitu Lumia 920 dan Lumia 820. Mereka juga menjadi vendor kedua setelah Samsung yang memperkenalkan smartphone WP 8.

    Nokia Lumia 920

    Smartphone kasta tertinggi dari Nokia ini hadir dengan membawa beberapa fitur inovatif yang belum ditemukan di smartphone Nokia sebelumnya. Sebut saja layar LCD IPS PureMotion HD+ berukuran 4,5 inci dengan resolusi WXGA (720×1280 pixel).

    Nokia mengklaim bahwa layarnya ini merupakan layar smartphone yang paling terang di dunia. Layar ini juga diklaim paling responsif dan paling sensitif terhadap sentuhan. Anda bahkan tetap dapat mengenakan sarung tangan dan layar akan tetap dapat mengenali sentuhan jari Anda dengan akurat.



    Lumia 920 juga merupakan seri Lumia pertama yang menggunakan teknologi PureView. Hanya saja, teknologi PureView yang dibenamkan di sini agak berbeda dengan Nokia PureView 808 yang dilengkapi sensor 41 megapixel. Kamera Lumia 920 “hanya”

    Selengkapnya »dari Dua Smartphone Windows Phone 8 dari Nokia
  • Selain memamerkan TV layar datar 84 inci dengan resolusi 4K, pada ajang IFA 2012 ini LG juga menghadirkan TV OLED LG 55EM960V mereka yang telah dilengkapi teknologi 3D.

    Berbeda dengan TV layar datar yang mengusung panel LCD dengan lampu LED, LG 55EM960V hadir dengan panel OLED yang dapat menyajikan gambar berkualitas Full HD 1080p. Desainnya pun sangat cantik. TV ini memiliki ketebalan sekitar 4 mm saja!



    Apalagi LG juga merancangnya dengan Cinema Screen Design sehingga nyaris terlihat seperti tanpa bingkai.

    Teknologi OLED (Organic Light Emitting Diode) ini diklaim memiliki kontras yang sangat baik, dengan warna hitam yang pekat dan gradasi warna yang amat halus. Pergerakan yang ditayangkan juga amat halus, tanpa ada bayangan bergerak seperti di TV LCD dan LED biasa. Untuk teknologi 3D, LG 55EM960V mengandalkan teknologi 3D pasif seperti pada TV LG yang ada saat ini.

    Sama seperti TV layar datar modern saat ini, LG 55EM960V dilengkapi fitur Smart TV yang memungkinkan Anda mengakses

    Selengkapnya »dari TV OLED 55 Inci, Tebal Hanya 4 Milimeter
  • Manusia modern barangkali menginvestasikan separuh nyawanya di layar.

    Pagi-pagi ia bangun, mengintip waktu di layar telepon seluler. Masih sempat bersantai, ia membaca email dan media sosial. Ia menyapa para follower di Twitter sebelum berangkat kerja. “Pagi yang cerah. Selamat pagi tweeps!”

    Jalanan macet seperti biasa, namun ia tahu bagaimana harus menunggu. Ia mengeluarkan iPad yang dibeli seminggu lalu, kemudian membaca buku elektronik yang diunduh kemarin. Sesampainya di kantor, ia menyalakan komputer. Sembilan jam berikutnya ia habiskan di depan layar, sambil sesekali mengirim pesan pendek untuk kekasih.

    Selepas kerja, ia janjian dengan kekasihnya untuk menonton film terbaru di bioskop. Pulang ke rumah, ia beristirahat. Mandi, makan, duduk santai, dan menyalakan televisi, sampai ketika ia tertidur dan kembali pagi.

    Layar telah menjadi bagian tak terlepaskan dari hidup kita yang sekarang ini serba cepat. Layar, selain jadi gudang hiburan, adalah gerbang informasi dan komunikasi

    Selengkapnya »dari Di Balik Layar

Penomoran Halaman

(249 Artikel)

Penulis Blog / Profil