Jagat Pintar

Vaio T-Series, Ultrabook pertama dari Sony

Pengguna Sony VAIO mungkin pernah mengenal jajaran notebook VAIO seri T yang sudah bermunculan sekitar 8 tahun silam. Kala itu, belum banyak notebook yang kecil dan ringan. Jadi tidak heran jika VAIO Seri T tergolong notebook yang "wah", baik dari segi gengsi maupun harga.

Kini Sony menghidupkan kembali jajaran Seri T dalam wujud Ultrabook. Ada dua pilihan yang ditawarkan oleh Sony, yaitu T11 Series dengan layar 11,6 inci (1366x768 pixel) dan prosesor Intel Core i5 serta T13 yang hadir dengan layar 13,3 inci (1366x768 pixel) dan prosesor Intel Core i7. Semua prosesor yang digunakan sudah termasuk generasi ketiga atau Ivy Bridge. Kedua tipe ini juga dilengkapi RAM 4GB dan Intel HD Graphics 4000 terbaru.



Desainnya cukup ramping, tapi bukan yang paling tipis (tebalnya sekitar 1,8cm) atau paling ringan. Acuan desain yang digunakan lebih mirip ke Sony VAIO Z yang jauh lebih mahal, dengan garis-garis tajam dan minimalis.

Seperti anggota keluarga Ultrabook lainnya, Vaio seri T juga  dilengkapi fitur Rapid Wake yang membuatnya dapat menyala hanya dalam waktu 2 detik dari posisi sleep. Untuk multimedia, VAIO Seri T menghadirkan teknologi "xLoud" dan "Clear Phase" yang mampu menghadirkan suara jernih dari speaker internal. Webcam yang ada di VAIO seri T juga sudah menggunakan teknologi "Exmor for PC" yang lazim ditemukan di jajaran kamera Sony.



Keunikan Ultrabook Sony VAIO seri T ini terletak pada kelengkapan port konektivitas dan tombol pintar (shortcut) yang ada di bagian atas Ultrabook. Di jajaran Ultrabook, saat ini hanya VAIO seri T yang menyediakan port HDMI, VGA output, Ethernet berukuran penuh tanpa adapter. Selain itu tersedia dua buah port USB (1 USB 2.0 dan 1 USB 3.0) di sisi kiri.

Sony VAIO T Series akan segera dipasarkan dengan harga Rp 9,2 juta untuk T11 dan Rp 11,2 juta untuk T13. Berminat?

Kristian Tjahjono, kontributor situs teknologi konsumen yangcanggih.com. Antusias terhadap berbagai jenis gadget, mulai dari komputer, ponsel, sampai kamera digital.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat