Newsroom Blog

Apartemen Kolong Jembatan Kuningan, Menteng

Oleh Marco Kusumawijaya dan Bernard Chaniago

Jakarta sungguh sebuah kota yang menawarkan seribu cerita. Seperti yang Anda tahu, ada banyak hal ganjil di kota dengan penduduk hampir 10 juta jiwa ini. Tetapi apakah keadaan pada gambar di bawah ini tidak keterlaluan?

Bernard Chaniago | Yahoo! Indonesia

Itulah pemandangan bagian bawah jembatan di daerah Kuningan. Balok-balok kayu kecil membentang di tepian gelagar jembatan, membentuk semacam lantai. Rongga di antara “lantai” dan “atap” itulah yang dijadikan hunian oleh beberapa orang.

Salah satunya adalah Ahmad. Pekerja Dinas Pertamanan dan Kebersihan DKI Jakarta ini sudah setahun belakangan menempati "apartemen kolong jembatan" itu. Bermodalkan sisa-sisa kayu, papan, dan tripleks bekas proyek, ia menyulap kolong jembatan menjadi hunian berukuran tinggi 1,5 m, lebar 1,5 m, dan panjang 2 m.

Semua penghuni "apartemen" adalah pekerja Dinas Pertamanan dan Kebersihan DKI Jakarta.

Mengapa Ahmad mau tinggal di kolong jembatan? "Gaji saya tidak cukup untuk menyewa kontrakan."

Pria kelahiran Brebes ini sehari-hari menerima honor Rp 35 ribu, untuk jasanya merawat taman di kawasan Megaria, Jakarta Pusat. Uang itu dipakainya untuk menghidupi istri dan anaknya yang masih balita.

Beralaskan papan, beratapkan beton, Ahmad dan keluarga menatap masa depan dari kolong jembatan Kuningan.

Bernard Chaniago | Yahoo! Indonesia

Bernard Chaniago | Yahoo! Indonesia

Bernard Chaniago | Yahoo! Indonesia

Bernard Chaniago | Yahoo! Indonesia

Simak foto-foto selengkapnya di galeri foto Yahoo! News.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat