Di tengah pasar malam yang ramai, Nurul Izzah, anak sulung dari pemimpin Oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, membagi-bagikan brosur dan kartu buat mereka yang tengah berbelanja. Beberapa media asing sudah menunggu untuk mewawancara, tapi dia tak mau. "Tunggu saya selesai bagikan ini dulu," katanya.
Selain wartawan, tak banyak yang mendatangi Nurul untuk berbicara. Seringnya malah Nurul yang harus menghentikan orang untuk berbicara dengannya.
Seorang perempuan etnis Tionghoa langsung maju mengenalkan dirinya dengan suara keras. Dia bilang, dia datang langsung dari Swiss, pulang ke Malaysia hanya demi 'undi' atau ikut pemilu. "Saya baru datang sore ini. Saya dapat info Nurul Izzah akan datang ke pasar ini, saya langsung ke sini untuk memberi semangat," kata Veronica Liew Hui Mei.
Konsultan investasi ini bolak-balik mengatakan penerbangannya butuh 23 jam, dan dia sama sekali belum bertemu keluarganya. Bahkan mungkin ia baru akan bertemu keluarganya hari Senin nanti usai pemilu. Pada hari


