Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Newsroom Blog

    Bangkok, Jakarta

    Dua puluh lima, atau bahkan dua belas, tahun lalu, dengan penuh keyakinan, siapa saja--bukan hanya orang Indonesia atau orang Jakarta--dapat mengatakan bahwa lalu lintas di Bangkok jauh lebih buruk daripada Jakarta.

    Ketika itu Jakarta juga sudah punya Soekarno-Hatta, sedang Bangkok hanya punya bandara tua yang kumuh dan sesak di Donmuang, yang jauh di bawah standar Soekarno-Hatta yang kinclong. Dua puluh lima tahun yang lalu, para birokrat dan ahli sudah mengatakan bahwa Jakarta perlu suatu sistem mass-rapid transit (MRT).

    Tetapi, bahkan 25 tahun lalu bus umum di Bangkok sangat tertib, orang membayar dan mendapat karcis, dan laki-laki memberi tempat duduk kepada perempuan, dan perempuan yang bersangkutan akan menawarkan diri memangku tas atau bawaan lain dari laki-laki itu.

    Sekarang Bangkok sudah punya kereta bawah-tanah, subway/MRT, yang dibangun mulai 1996 dan dibuka untuk umum pertama kali pada tahun 2004. Ia juga punya kereta-layang, skytrain/BTS, yang mulai beroperasi sejak 1999.

    Baru saja dibuka pada Agustus 2010: Airport Rail Link (ARL), yaitu jalur kereta api yang menghubungkan bandara Suvarnabhumi dengan kota Bangkok. Saya tidak tahu apakah yang terakhir di atas direncanakan atau tidak sejak awal, tetapi ia sudah siap pakai hanya 4 tahun setelah bandara tersebut dibuka pada tahun 2006.

    Saya juga tidak tahu apakah pada awalnya ada rencana jalur kereta api yang akan menghubungkan bandara Soekarno-Hatta dengan kota Jakarta. Tapi sejak beberapa tahun lampau ada dibicarakan suatu rencana untuk keperluan tersebut. Tapi hingga sekarang kita belum lagi mendengar adanya eksekusi yang nyata.

    Sedang jalur kereta bawah-tanah pertama Jakarta dijadwalkan beroperasi pada tahun 2016. Sementara jalur bus khusus, busway, belum lagi mencapai tingkat operasional yang optimal.

    Mengapa kita memerlukan begitu banyak waktu untuk memutuskan, merencanakan dan apalagi melaksanakan suatu keperluan?

    Baik kereta bawah tanah maupun kereta layang di Bangkok itu direncanakan dan dibangun dalam keadaan politik yang tidak dapat dikatakan stabil. Sesudah Prem Tinsulanonda yang berkuasa pada tahun 1980-1988, Thailand tidak pernah punya perdana menteri yang menyelesaikan masa jabatannya kecuali Thaksin Shinawatra.

    Apakah adil membandingkan Bangkok dengan Jakarta dalam rentang 25 tahun? Menurut Anda?

    Marco Kusumawijaya adalah arsitek dan urbanis, peneliti dan penulis kota. Dia juga direktur RujakCenter for Urban Studies dan editor http://klikjkt.or.id.

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    589 komentar

    • ketut  •  7 bulan yang lalu
      KLO SURUH REBUTAN DUWIT PARA PEJABAT INDONESIA MESTI LEBIH DULU WEWWKKKKKKKK...
    • Hara  •  9 bulan yang lalu
      pemimpin indonesia kebykn memikirkan kepentingan pribadi dr pd kepentingan umum dan juga lbih mementingkan kepentingan kelompok ato golongan contoh partai.....jdi jgn heran klu kita teringgal dg bangsa lain.........
    • Iqbal Moehan  •  9 bulan yang lalu
      Begitulah... Indonesia ini negara yang kaya raya... Tapi pejabatnya rakus... Tamak... Gak tahu diri... Di negara mana pun di dunia ini, korupsi merajalela. Tapi pemerintahnya tetap peduli dengan pembangunan dan rakyatnya... Hal itu tidak berlaku di Indonesia... mau jalan-jalan aja minta dibayarin negara... Alasannya studi banding.... Emang siapa lu...? Lalu mana hasil studi bandingnya? Kalo mau jalan-jalan pake uang sendiri dwonk.... Di negara yang mayoritas muslim, gak ada tuh gerbong khusus buat Ulama. Tapi di Thailand, ada gerbong khusus untuk biksu... juga di bandara, ada line khusus untuk mereka... Artinya.... mereka dihormati bahkan oleh pejabat dan pemerintahnya. Kalo di Indonesia, malah kebalik, ulama malah cium tangan ke pejabat... Gak ada harga diri... Jadi, memang itu tergantung dari pejabat atau orangnya... Bandingkan juga dengan Malaysia, yang dulu banyak mengirimkan siswanya untuk kuliah di Indonesia.Tapi sekarang malah banyak orang Indonesia kuliah di Malaysia. Perkembangannya pun malah lebih baik... Walah.... Kumaha ieu teh...? Sebetulnya banyak sekali orang yang baik di Indonesia ini. Pinter. Santun.. Tapi kurang diekspos atau tidak mau menonjolkan diri... Untuk anda yang dari PLN atau paham listrik, jadilah sebagai Trainer bukan sekedar studi banding. Karena apa? Di Thailand, kabel listriknya alamak... amburadul.... Ngeri banget deh... Tapi, uniknya gak ada byar pet tuh... Cuma cara pemasangannya aja yang gak manis... Biar lebih jelas, silakan datang aja langsung ke Thailand... Pilih aja, mau ke Bangkok, Pattaya atau Phuket (Kebetulan saya pernah ke tempat2 ini)... Semua sama. Kabelnya -kata orang sunda mah, babalieut euy....
    • FION  •  9 bulan yang lalu
      dari dulu indonesia nggak pernah ada kemajuan...cuman ngomong doang !!! korupsi...dan hanya mementing kan kehidupan sendiri..!!! tidak pernah membangun negara !! yang pejabat tambah semakin kaya...yang miskin semakin menderita....!!! kasihan..kasihan....
    • Ginting  •  9 bulan yang lalu
      Seminggu yang lalu sy pulang dari Bangkok. Jelas terlihat sistem transportasi mereka lebih maju dan mampu mengantisipasi kemajuan pembangunan kota Bangkok.Di Indonesia para peminpinnya hanya berebut kekuasaan dan menumpuk kekayaan partainya dan individu.Intinya tidak ada komitmen utk kemajuan bangsanya. Demokrasi di Indonesia telah menyuburkan korupsi dan nepotisme....Kita telah ketinggalan dr Thailan, sebentar lagi kita diselip oleh Vietnam. Oh..nasib negeriku...
    • R  •  9 bulan yang lalu
      PALING ENAK ITU MIMPIN NEGARA KACAU BALAU, RAKYAT YANG BODOH, KALO KORUPSI TIDAK ADA YANG MENGGUGAT.... ITULAH INDOOONESIAAAAAA.
      SUDAH LENGKAP NASEHAT ORANG TUA.... DARI NASEHAT YANG BERUPA SINDIRAN MAUPUN NASEHAT YANG TO THE POINT...
      RAJIN PANGKAL PANDAI,,,,, MUDA MENABUNG TUA BERUNTUNG,,,, SEDIKIT SEDIKIT LAMA LAMA MENJADI BUKIT,,,,,BERAKIT RAKIT KEHULU,,,, KEJUJURAN ADALAH MATA UANG YANG PALING BERHARGA.... LEBIH BAIK BERPUTIH TULANG DARI PADA BERPUTIH MATA........
      POKOKNYA LENGKAPLAH NASEHAT ITU.... TAPI NYATANYA ANAK ANAK DURHAKA KEPADA ORANG TUANYA.....JADI PEMIMPIN YANG ZOLIM....
      NEGARA INI TINGGAL WAKTU SAJA KERUNTUHANNYA...
      KITA TIDAK AKAN LAGI MENYANYIKAN LAGU KEBANGGAAN DARI SABANG SAMPAI MEROKE....
    • Budhi Aza  •  9 bulan yang lalu
      tau ah... dah bosen mikirin negara kita yang keokan mulu...
    • KOR  •  9 bulan yang lalu
      Thailand cuma punya 1 bangkok, sedangkan Indonesia punya banyak kota. Kalau Jakarta dibuat semakin nyaman maka arus transmigrasi ke Jakarta semakin deras.
      Selain itu Indonesia punya 130-an juta manusia manja yang minta subsidi ini dan itu di pulau utamanya.
    • Usyadi Lintang  •  9 bulan yang lalu
      y..inti'y org indonesia tu serakah..terutama para pjbat tinngi'y..yg gag ada moral dn tidak berperikemanusiaan.....!!!

      maka'y indonesia slalu trtinggl dlm sgala hal dari negara'' berkembang lain'y..!!
      satu persatu bencana pun melanda..tapi tetep aja pejabat tinggi mah asik ngambur'n duit rakyat miskn..
    • Thalia  •  10 bulan yang lalu
      jadi inget sebuah cerita yang gw baca di e-mail nyokap.

      ada seorang pengusaha dari singapura, dia berkata "indonesia is very rich"
      ah itu sudah biasa. tetapi dia melanjutkan.. negara kalian itu sangat kaya, semua yang dibutuhkan ada disini, seperti hutan, air, pertanian, kami rakyat singapur saja untuk air mineral import dari malaysia, dan singapore itu juga maju berkat kalian dengan devisa, dan orang indonesia pasti berobat dan berwisata ke singapore.
      sebenarnya negara2 lain takut kalau kalian BERDIKARI, karna negara-negara bergantung dari indonesia, seperti kalian punya seluruh material tambang (batu bara, minyak bumi, marmer,emas,timah, biji besi, dan lain lain) dan bahkan untuk bernafaspun negara lain itu bergantung pada kalian dari hutan kalimantan, dan hutan sumatra.
      kalian juga indonesia punya segala jenis pertambangan, saya datang ke sini ini untuk bisnis pasir di.. (maaf lupa nama tempatnya) pasir itu bagus sekali seperti gliter, kalian disini jual 3.500/kg, tapi di china itu di jual 35.000/kg.

      dalam hati gw, gw terhenyak baca cerita itu, so i think.. "kenapa indonesia ga BERDIKARI aja ya ? dan ga perlu pake import2an dari negara luar."

      Nb : sorry gw juga gatau ini cerita nyata atau karangan, tapi walaupun karangan ini berdasarkan fakta, semua kepercayaan berbalik pada anda :D
      • Ukie Precor 10 bulan yang lalu
        I LIKE IT'S
      • Claver 10 bulan yang lalu
        begitulah Indo :(
      • Regina Ginting 9 bulan yang lalu
        begitulah Indonesia tercinta ini,,, malah ad yang bilang,, orang luar negri kaya akan kepintaran dan akal pikiran tapi miskin kekayaan alam,, tapi kita kaya akan kekayaan alam tapi kok ???!! yaa.. ngerti lahhh....
    • Indra Jaya  •  10 bulan yang lalu
      Yang pazti kita sudah tertinggal,.....karna dana Pembangunan kita sudah di grogoti orang2 seperti Gayus tambunan itu..bahkan msh byk Gayuz2 yang lain.....
      • Azwar Anas 10 bulan yang lalu
        yups..................
      • vian 10 bulan yang lalu
        bener..pak....setuju...saya
      • johan 10 bulan yang lalu
        setuju
    • Rakyat cinta damai  •  10 bulan yang lalu
      masih mending skarang jakarta tertinggal kemajuannya daripada bangkok,mungkin 10,20 thn akan datang indonesia khususnya jakarta malah akan tertinggal dari timor leste dan sudan selatan yg baru merdeka.
      • Supriadi Supri 10 bulan yang lalu
        hahaha....ini baru komen!!!
      • haerupan 10 bulan yang lalu
        sudahlah, anda dipicu satu masalah saja langsung menggeneralisir.
        memang banyak kekurangan kita bangsa INDONESIA ini, tapi juga banyak kelebihannya.
        sekarang ekonomi indonesia sedang bangkit lihat IHSG, lihat nilai Rp thd $.lihat cadangan devisa lita, lihat industri2 bangkit, banyak proyek besar dimana2.
        Bersyukurlah, yang kurang kita perbaiki. diawali dari diri sendiri, BERPIKIRAN POSITIF.
      • Oppie 10 bulan yang lalu
        like this, awalnya bangga merasa lebih maju. jadi puas duluan. eh ternyata kita jauh tertinggal..
    • riwil  •  10 bulan yang lalu
      kebanyakan partai bosss...boro2 mikirin publik.....urusan internal aja ga rampung2....adaaaaaa aja..
      • eki hartari 10 bulan yang lalu
        iya tuuu,,, pada sibuk pengen jadi anggota DPR
      • okie 10 bulan yang lalu
        setuju bgt
        kebanyakan partai,ormas juga
        ini adalah efek dr demokrasi
        partai2 oposisi dan ormas2 belomba2 mencari kesalahan pemerintah,akhirnya banyak sogok-menyogok dan rencana jadi mandek
      • johan 10 bulan yang lalu
        setuju
    • fajar  •  10 bulan yang lalu
      Indonesia akan tetap seperti ini jika kebanyakan partai,lebih baik masa lalu yang partainya hanya beberapa jadi gak kebanyakan kompromi buat bohongin rakyatnya....
      sekarang korupsi gak lagi perorangan tapi sudah jama'ah....
      siap"lah dengan bencana yang akan Tuhan kirim jika kepercayaan n amanah yang rakyat berikan disalah gunakan.
      • wans 9 bulan yang lalu
        Betul itu, dengan banyaknya Partai di Indonesia, maka akan semakin banyak para pemimpin partai meminta uang negara utk kepentingan partainya.
        Jadi, bohong besar lah kalau partai mementingkan kepentingan rakyat banyak atau masyarakat umum..........
      • Montik 9 bulan yang lalu
        setuju sama bang Fajar, pusing kebanyakan partai, yang otak nya cuma nyari duit di proyek-proyek pembangunan kota, macam Jakarta.

        Realisasi pembangunan yang maksimal sampai saat ini masih jauh dari keliatan.

        Railway, mana?
        Subway, kapan?
        Busway, lancar?

        Saya sangat mencintai negeri saya yang kaya ini.
        Semoga orang-orang yang menjabat di negara saya ini juga cinta sama negaranya seperti saya.
        Supaya, mereka bisa kerja dengan tulus ikhlas demi negeri ini.
        Dan negara kita ini bisa lebih maju dari negara-negara lain di asia (paling tidak).
    • Boeloes  •  10 bulan yang lalu
      Jangankan membandingkan, lha pemerintah aja malah sibuk ngurusi "nyanyian" Nazaruddin kok. Boro2 ngurus transportasi, ekonomi, kesehatan, bahkan kenyamanan. Berani jamin, ga cuma 25 tahun lagi, bahkan 100 tahun lagi, keadaan ga akan banyak berubah kalo "lokomotif" di negara ini masih sibuk curhat, sogok sana-sini, dan minus nurani.
    • Elhadi1305  •  10 bulan yang lalu
      Sangat adil kok bung!
      Di Bangkok pemimpin menguap, pembangunan untuk rakyat jalan terus.
      Di negara kita tercinta pemimpin jalan terus, pembangunan untuk rakyat menguap!
    • Andreas  •  10 bulan yang lalu
      Di Indonesia Mustahil bisa maju !!!!
      Harus tegas, keras, yg diatas kasih contoh.
      Lalu lintas harusnya tidak macet parah asalkan polantas bertugas yg bener, bukan cari duit.
      Gubernur/ walikota turun lapangan liat betapa banyak kaki lima yg berjualan bikin macet. Kenapa banyak kaki lima ? Setorannya bung !

      Semua tujuannya cari duit utk keuntungan diri sendiri bukan untuk negara
    • Tim SAR  •  10 bulan yang lalu
      Kalo di Bangkok, pemerintah beserta seluruh lapisan masyarakat mendukung kemajuan negara mereka. Kalo di Jakarta (mungkin malah 1 Indonesia) sudah menjadi tradisi untuk mencari keuntungan bagi perut sendiri dan golongannya. Jadi rasa peduli dengan negaranya pun kurang. Yang penting adalah persenan jalan trus. Contohya pemerintah, Proyek yang baru perencanaan aja uda ngarepin persenan ke kantong nya duluan (ga sedikit lagi persenan yang diminta). Gimana bisa maju kalo begini?? Saya pernah mendengar cerita teman saya yang di Jepang, dimana pemerintahnya mau digaji sedikit demi mengembalikan ekonomi mereka yang sempet runtuh saat krisis moneter beberapa tahun yang lalu. Bagaimana dengan pejabat negara kita ya? Waduh.. keluh kesahnya bisa jadi banyak nih... wakakakaka
    • wanxiu  •  10 bulan yang lalu
      Menurut saya cukup adil, Bang Marco. Kendala apa sih yang membuat Jakarta tertinggal cukup jauh dari Bangkok? Apakah tidak ada ahli ataukah tidak ada dana? Tidak ada perencana atau tidak ada pelaksana?
    • real estate  •  10 bulan yang lalu
      ADIL aja... Indonesia negara BERAGAMA kan?? BERAGAMA doank tapi BUAHnya KAGAK ADA... ANEH!!! Gitu koq sok2an nyela negara lain... udah bodoh, arogan pula...

      Orang Indonesia ga mau diatur n mau semaunya sendiri... Terlihat kan dari lalu lintas?? enggak mobil /motor seenak jidat, lampu merah di lawan, arus dilawan... Tp nuntut polisi bertindak... Polisi sendiri ga bisa apa2... cuma @#$% malak duid aja dari pengemudi2...Pemerintah juga bobrok, kaga ada yg pintar mengatur Jakarta... Rakyat bodoh2, mudah diprovokasi n kepancing emosi saat agamanya disinggung dikit... Anarkisme terjadilah, ngancur2in atas nama agama.. Belom lg pemerintah hobi korupsi... Duit pembangunan disunat... Istilahnya Maling teriak maling... Ga ada habis2nya... PRESIDEN??? Yah...tau sndiri lah...

      Gitu koq ngarep Indonesia maju... MIMPI KALEEE!!!!

    Blog

    POLL

    Menurut Anda, apakah penahanan Angelina Sondakh akan berhasil mengungkap kasus korupsi anggaran Wisma Atlet?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat