Di Yogyakarta beberapa waktu lalu saya menemukan sebuah garasi yang telah berubah fungsi menjadi ruang musik yang nyaman di kantor Kunci Cultural Studies Center di Yogyakarta. Saya jadi berkhayal, betapa indahnya seandainya tak ada mobil.
Keberadaan mobil tidak hanya membutuhkan jalan raya, tetapi juga garasi, jalan masuk ke garasi, dan pompa bensin. Selain itu, mobil juga membutuhkan pompa bensin, bengkel, tempat cuci, tempat parkir, dll. Bayangkan bila tidak ada mobil: tempat-tempat itu bisa berubah fungsi menjadi hal lain yang lebih menyenangkan.
Misalnya halaman gedung pusat perbelanjaan Sarinah di Jl Thamrin Jakarta Pusat, yang sekarang berupa lapangan parkir yang gersang, dapat berubah menjadi taman kota yang keren, hijau, sejuk, penuh bunga. Lokasinya pun tepat — mengingat sepanjang jalan besar itu tidak ada taman kota satu pun.
Contoh lain: pada tahun 2005, jalan layang di Seoul, Korea, sepanjang 8,4 km telah dihancurkan. Sungai Cheonggyecheon di bawahnya dihidupkan kembali.
Tetapi kenyataannya makin banyak orang, makin sulit membayangkan tidak ada mobil. Di Indonesia ada sekitar 150 mobil per 1000 orang (Di Jakarta dan sekitarnya, jumlahnya 350). Di Singapura ada 325. Lalu Amerika dan Australia 700.
Dan di Eropa “hanya” sekitar 500 hingga 700 mobil per 1000 orang.
Maka saya tak heran bila khayalan saya akan taman kota yang indah di Sarinah sulit terwujud. Halaman Sarinah pun tetap jadi tempat parkir yang gersang, kering-kerontang, terik akibat panas matahari — dan mesin mobil.
Kalau khayalan Anda sendiri bagaimana kiranya?
Marco Kusumawijaya adalah arsitek dan urbanis, peneliti dan penulis kota. Dia juga direktur RujakCenter for Urban Studies dan editor http://klikjkt.or.id.
Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda
Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Penomoran Halaman
Pilihan Redaksi
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Postingan Blog Pilihan
Empat Bulan Kemudian
Newsroom Blog - 48 menit yang laluBergerak Mengurangi Sampah Kantung Plastik
Newsroom Blog - 7 jam yang laluSeberapa Besar Pengaruh Hukuman Kartu?
Arena - 8 jam yang laluPhoneSoap: Case Sekaligus Pembersih Ponsel
Jagat Pintar - Sen, 14 Mei 2012Cinemagram: Menangkap Foto Bergerak
Jagat Pintar - Sen, 14 Mei 2012Max Payne Bagi iOS: Mengungkap Kejahatan dari Sisi Kegelapan
Jagat Pintar - Sen, 14 Mei 2012Ulasan BlackBerry Curve 9220: BlackBerry OS 7 Termurah Saat Ini
Jagat Pintar - Sen, 14 Mei 2012Mancini dan Optimalisasi Kualitas Skuad
Arena - Sen, 14 Mei 2012Mempertahankan Tempat Duduk di KRL
Newsroom Blog - Sen, 14 Mei 2012John Carew Dinyatakan Bangkrut
Arena - Kam, 10 Mei 2012
Blog

Arena
Diedit oleh Dodi Ibnu Rusydi

Jagat Pintar

Newsroom Blog
Menurut Anda, apakah penahanan Angelina Sondakh akan berhasil mengungkap kasus korupsi anggaran Wisma Atlet?

120 komentar