Washington (AFP/ANTARA) - Boeing mengatakan pada Minggu telah melakukan penyelidikan setelah sebuah “mesin bermasalah” menggagalkan tes penerbangan 787 Dreamliner sehari sebelumnya di South Carolina.
“Sebuah pesawat 787 mengalami masalah mesin pada 28 juli saat menjalani pengujian preflight di North Charleston. Boeing dan GE sedang bekerja sama dengan National Transporting Safety Board (NTSB ) dan telah berkomitmen untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan tepat,”' pihak penerbangan raksasa mengatakan dalam sebuah pernyataan.
“Saat penyelidikan berada dalam tahap awal, kami tidak yakin ada suatu masalah operasional yang akan menghadirkan keprihatinan atas operasi aman berkelanjutan pada layanan 787 yang ditenagai oleh mesin GE,” menambahkan pernyataan tersebut.
“Penyelidikan masih harus menentukan kebutuhan apa saja yang akan diambil, boeing telah berada dalam proses untuk mengambil tindakan dan akan melakukannya dengan tepat,” katanya.
Media AS melaporkan bahwa sebuah kebakaran terjadi, yang tampaknya disebabkan oleh puing-puing di bandara Charleston, yang harus tutup selama lebih dari satu jam.
Journal Wall Street melaporkan bahwa Japan Airlines adalah satu-satunya perusahaan penerbangan yang menggunakan 787 dengan jenis tipe motor yang sama pada empat pesawatnya.
Laporan itu tersiar setelah All Nippon Airways (ANA) pekan lalu mengatakan akan memperbaiki lima boeing 787 ‘Dreamliners’ mereka di tengah masalah karatan pada motor Rolls-Royce mereka.(kn/ml)


