Damaskus (AFP/ANTARA) - Seorang pelaku bom bunuh diri menyerang gedung keamanan di pusat kota Damaskus, televisi pemerintah Suriah melaporkan pada Rabu, bahwa pertempuran terjadi di ibu kota selama empat hari berturut-turut.
"Serangan bunuh diri menargetkan gedung Keamanan Nasional," kata saluran dari kantor pusat yang dipimpin Jenderal Hisham Ikhtiyar. Gedung itu adalah kantor pusat yang memiliki penjagaan ketat yang terletak di distrik Rawda.
Serangan itu terjadi saat pertempuran berkobar di seluruh kota itu selama empat hari berturut-turut. Namun, belum ada informasi mengenai nasib Ikhtiyar setelah peristiwa pengeboman itu.
Lahir pada 1941, Ikhtiyar adalah tokoh penting dalam penindasan rezim dari pemberontakan yang telah terjadi selama 16 bulan. Pada 23 Mei tahun lalu, Uni Eropa menambahkan nama dalam daftar tokoh politik Suriah yang ditargetkan untuk mendapatkan sanksi.
Pada 20 Mei tahun ini, sebuah laporan menyatakan bahwa ada upaya untuk meracuni Ikhtiyar dan tokoh rezim penting lainnya. Seorang kurir mengatakan bahwa dia telah disuruh untuk menambahkan merkuri pada makanan mereka saat jamuan makan sebelum melarikan diri. (jk/ik)


Yahoo! OMG