Baghdad (AFP/ANTARA) - Sebuah bom jalanan menewaskan sedikitnya enam orang di dekat ibu kota Irak pada Jumat, dan gerombolan dengan senjata berperedam suara menembak mati tiga petugas polisi di kota, menurut pernyataan petugas keamanan dan medis.
Bom meledak di pasar utama di Al-Husseiniyah di pinggiran timur laut Baghdad, menewaskan enam orang dan melukai 52 orang, menurut pejabat kementerian dalam negeri.
Seorang sumber medis di rumah sakit Sheikh al-Dhari, mengatakan telah menerima delapan mayat dan lebih dari 50 orang terluka akibat ledakan itu.
Sementara itu, gerombolan bersenjata menembaki sebuah pos pemeriksaan polisi di Bayaa, sebelah selatan Baghdad, yang menewaskan tiga polisi, menurut penjelasan pejabat kementerian dalam negeri. Seorang petugas medis juga mengonfirmasi jumlah korban tersebut.
Dengan aksi kekerasan terbaru itu, sedikitnya 157 orang tewas dalam serangan di Irak sejak 13 Juni, lebih banyak dari jumlah yang tewas sepanjang Mei, menurut angka resmi.
Kekerasan di Irak telah menurun secara dramatis sejak puncaknya pada 2006-2007, tapi serangan masih kerap ditemukan. Sebanyak 132 warga Irak tewas dalam kekerasan pada Mei, menurut angka resmi. (jk/ik)


Yahoo! OMG