Baghdad (AFP/ANTARA) – Sebuah bom mobil menyerang konvoi tentara pribadi di Baghdad pada Kamis, menewaskan empat orang dan melukai sedikitnya sembilan orang, ujar para petugas keamanan dan kesehatan.
Bom meledak di wilayah Mansur, Baghdad, sekitar pukul 09:00 waktu setempat, menewaskan empat orang dan melukai sembilan orang, ujar seorang pejabat kementerian dalam negeri.
Seorang sumber medis dari rumah sakit Al-Yarmuk mengonfirmasi bahwa fasilitasnya menerima empat jenazah, namun menyatakan jumlah korban luka sebanyak 14 orang.
Masih belum jelas apakah para korban merupakan orang-orang yang berdiri di sana, orang-orang yang berjalan dalam konvoi, atau keduanya. Tidak ada informasi resmi secara lengkap mengenai nama badan keamanannya.
Perusahaan tentara swasta di Irak menghadapi berbagai kesulitan dalam memperoleh visa dan beberapa perizinan lainnya sejak pasukan Amerika Serikat mundur dari Irak hingga akhir tahun lalu.
Irak sangat tidak memercayai perusahaan-perusahaan keamanan tersebut yang dianggap melakukan tindakan arogan oleh para karyawan perusahaan pada masa lalu dan dalam berbagai insiden kekerasan yang melibatkan mereka.
Insiden paling terkenal seperti insiden yang terjadi pada 2007 menewaskan sedikitnya 14 warga sipil di Nisur Square, Baghdad, oleh para pria bersenjata dari perusahaan Blackwater yang menjaga konvoi kedutaan AS.
Sementara Blackwater, yang sekarang disebut Academi, dilarang dari negara tersebut, sejumlah perusahaan keamanan swasta lainnya masih menjaga para diplomat di Irak dan memberikan keamanan untuk banyak perusahaan asing. (dh/ml)


