Liputan6.com, Baghdad: Lima serangan terpisah terjadi di Irak, Senin (7/5) mengakibatkan empat orang tewas dan 15 orang lainnya luka-luka, termasuk aparat keamanan. Seorang pria Syiah dan putranya tewas serta empat anggota keluarga lainnya cedera akibat serangan bom dari gerilyawan di sekitar rumah mereka di Baquba, Ibukota Provinsi Diyala utara Baghdad.
Polisi mengatakan aksi penyerangan juga dilakukan orang-orang bersenjata di Baquba dengan menggunakan pistol. Seorang warga sipil tewas. Sementara itu di Baghdad, sebuah bom meledak di dalam minibus di kawasan Kadhimiyah, utara ibukota Irak itu. Akibat serangan tersebut seorang tewas dan empat orang lainnya luka-luka.
Di Iskandiriyah, selatan Baghdad ledakan bom mencederai sedikitnya tujuh orang termasuk dua personel polisi dan dua tentara.
Irak dilanda kekerasan yang menewaskan puluhan orang dan kemelut politik sejak pasukan AS menyelesaikan penarikan dari negara itu pada 18 Desember 2011, meninggalkan tanggung jawab keamanan kepada pasukan Irak. (ANT/AFP/Vin)

