Berburu Harta Luthfi

BPPT Perkenalkan Pusat Data Awan Untuk e-Gov

Serpong (ANTARA) - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memperkenalkan Pusat Data berbasis Komputasi Awan untuk mempercepat dan mengefisiensikan penerapan e-government di berbagai instansi pemerintah di Indonesia.

"Saat ini walau baru 2 tahun pengenalan teknologi komputasi awan di Balai Ipteknet BPPT, sudah ada belasan instansi pemerintah penggunanya," kata Kepala Balai Ipteknet BPPT Dr Dwi Handoko di sela Soft Launching Cloud Data Center di Serpong, Banten, Kamis.

Instansi pemerintah pengguna Data Center BPPT tersebut antara lain, Kemristek, Kementerian ESDM, Bapeten, Lemigas, ANRI, serta Pemda Yogyakarta, Solo, Depok, Pandeglang, Cimahi, Cilegon, Pekalongan, Sragen, Halmahera Selatan, dan Anambas.

Dengan pemanfaatan data center bersama dan teknologi komputasi awan, ujarnya, pengguna hanya perlu memikirkan konten saja, tanpa perlu dipusingkan masalah teknis seperti penyimpanan data, pemeliharaan server, back-up data, administrasi jaringan, aplikasi dan lain-lain.

Sementara itu, Kepala BPPT Dr Marzan Aziz Iskandar mengatakan, dari pengalaman negara-negara maju, penggunaan Government Cloud bisa menghemat anggaran pemerintah hingga 50 persen, karena suatu instansi pemerintah tidak lagi membutuhkan server, storage, jaringan, aplikasi hingga SDM TI berhubung semua sudah menyatu di sistem komputasi awan yang dia gunakan.

"Keuntungan lain penggunaan data center ini diantaranya adalah lebih terjamin dari sisi keamanannya, misalya data lembaga negara yang kualifikasinya rahasia, pengelolaannya tidak bisa diserahkan kepada swasta, apalagi yang berafiliasi dengan pihak luar. Karena itu harus dikelola oleh suatu badan yang memang didedikasikan untuk itu," katanya.

Sedangkan sistem sewanya bisa bersifat kontinu, juga bisa bersifat sementara, misalnya sewa data center untuk penerimaan pegawai hanya untuk enam bulan, ujarnya.

Menurut Dwi, pembangunan data center pada tahap awal ini menghabiskan anggaran hingga Rp10 miliar karena data center yang baik memerlukan fasilitas yang tak sedikit seperti gedung, sistem pendingin, sistem UPS, sistem pengaman fisik, sistem kelistrikan khusus, sistem pengawasan dan lainya.

Yang ditawarkan Balai Ipteknet kepada instansi pemerintah antara lain, server awan, penyimpanan awan, hosting awan, Kotak Pemerintah Elektronik, layanan portal web, dan Ipteknet Conference.

"Sekarang kami masih terus membangun fasilitas data center awan ini, jika sudah memperoleh ISO, kami akan meluncurkannya pada 2013 atau 2014," ujarnya.

Saat ini data center BPPT sudah bekerja sama dengan Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) serta BP-Batam untuk Data Recovery Center. (tp)



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.