Kabut Asap

BPR Lombok Timur Raih Predikat Terbaik Se-indonesia

  • DPR Khawatir Pemerintah Ragu Naikkan Harga BBM

    DPR Khawatir Pemerintah Ragu Naikkan Harga BBM

    Tempo
    DPR Khawatir Pemerintah Ragu Naikkan Harga BBM

    TEMPO.CO, Jakarta- Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat  Laurens Bahang Dama, memberi jawaban singkat saat ditanya mengenai rencana pemerintah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. "Saya takut pemerintah ragu-ragu menaikkan harga BBM," ujarnya saat dihubungi Tempo, Kamis, 20 Juni 2013. …

  • Marissa Haque: Harusnya Dapat Potongan Pajak Ketika Orang Bayar Zakat

    Marissa Haque: Harusnya Dapat Potongan Pajak Ketika Orang Bayar Zakat

    TRIBUNnews.com
    Marissa Haque: Harusnya Dapat Potongan Pajak Ketika Orang Bayar Zakat

    TRIBUNNEWS.COM - Harusnya rakyat mendapat diskon pajak ketika membayar pajak, seperti berlaku di Malaysia. Itu harapan Marissa Haque. …

  • Sehari, Pesawat Lion Air Terbang 700 Kali

    Sehari, Pesawat Lion Air Terbang 700 Kali

    Tempo
    Sehari, Pesawat Lion Air Terbang 700 Kali

    TEMPO.CO, Jakarta -Lion Air kini menjadi salah satu maskapai penerbangan swasta terbesar di Indonesia. Beroperasi sejak tahun 2000, Lion Air terus melakukan ekspansi besar-besaran sebagai maskapai penerbangan murah atau low cost carrier di Indonesia. Tak hanya melayani rute dalam negeri, Lion Air juga melayani penerbangan luar negeri seperti ke Vietnam, Malaysia, Singapore, dan Arab Saudi. …

Mataram (ANTARA) - Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Nusa Tenggara Barat Lombok Timur meraih predikat terbaik se-Indonesia dalam ketegori aset antara Rp50 miliar hingga Rp100 miliar versi majalah Infobank 2011-2012.


"Keberhasilan Perusahaan Derah (PD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) NTB Lombok Timur meraih predikat terbaik itu harus dipertahankan, bahkan jika perlu ditingkatkan," Kata Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy di Selong, Selasa.

Ia mengharapkan keberhasilan yang telah diraih itu harus dijaga dan ditingkatkan lagi dimasa mendatang melalui berbagai strategi dan dengan memperbaiki kelemahan guna mencapai kemajuan.

"Di balik keberhasilan itu masih banyak tantangan yang akan dihadapi dengan meningkatkan kinerja PD BPR NTB Lombok Timur, terutama dalam mengangkat industri kecil dan menengah dengan memberikan kredit yang mudah dan murah yang tidak memberatkan masyarakat yang menjadi nasabah," katanya.

Dia mengatakan, pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

menjadi salah satu langkah paling efektif dalam mengurangi angka kemiskinan termasuk bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengelola agar menghasilkan kinerja terbaik.

"Tantangan paling berat yang dihadpi PD BPR NTB Lombok Timur adalah bagaimana upaya mengatasi kredit macet, dengan menggunakan pola-pola yang baik, sehingga angka kredit macet bisa ditekan sekecil mungkin," kata Sukiman.


Menurut dia, berbagai keberhasilan telah diraih PD BPR NTB Lombok Timur dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Karena itu pemerintah daerah mengapresiasinya kinerja yang telah ditunjukkan menagemen PD BPR selama ini.

Prestasi yang berhasil diraih lembaga perkreditan milik pemerintah daerah itu, antara lain dalam peningkatan asset sebesar 37,41 persen dari Rp40,5 miliar tahun 2010 menjadi Rp55,7 miliar pada 2011.

Demikian juga juga penyaluran kredit meningkat sebesar 9,71 persen dari Rp32 miliar pada 2010 menjadi Rp35 miliar pada 2011, sementara penghimpunan dana pihak ketiga melalui tabungan dan deposito meningkat 64,94 persen dari Rp17,3 miliar tahun 2010 menjadi Rp28,6 miliar pada 2011.

Menurut dia, pendapatan meningkat dari 1,85 persen dari Rp10,4 miliar tahun 2010 menjadi Rp10,6 miliar pada 2011. Sementara kredit macet menurun dari 6,89 persen tahun 2010 menjadi 6,22 persen pada 2011.


Sementara non performing loan (NPL) atau kredit bermasalah menurun dari 4,68 persen menjadi 3,25 persen. Persentase ini di bawah standar tertinggi yang telah ditetapkan Bank Indonesia (BI) untuk lembaga perbankan yang sehat sebesar 5 persen


Tingkat kesehatan PD BPR NTB Lombok Timur menurut perhitungan bank pada 31 Desember 2011 tergolong sehat dengan total nilai kredit sebesar 95,20 persen," kata Sukiman Azmy. (tp)



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat