INILAH.COM. Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan kondisi bisnis pada triwulan II- 2012 cenderung membaik, terutama dengan pembatalan kenaikan harga BBM bersubsidi.
Kepala BPS Suryamin mengungkapkan, berdasarkan data BPS, Indeks Tendensi Bisnis (ITB) pada kuartal II-2012 diperkirakan naik ke 107,86. ITB pada kuartal I-2012 hanya mencapai 103,89.
"Ini perlu kami sampaikan, ini (survei) dilakukannya awal April. Jadi optimisme di triwulan II bisa jadi karena pembatalan kenaikan BBM," ujar Suryamin dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (7/5/2012).
Ia menyatakan, dengan adanya peningkatan angka tersebut maka tingkat optimisme pelaku usaha diperkirakan meningkat. Dan semua sektor industri juga diperkirakan mengalami peningkatan kondisi bisnis.
BPS memperkirakan, ITB pada kuartal II-2012 tertinggi bakal dicapai sektor pengangkutan dan komunikasi nilai ITB 111,11.
Sebelumnya, pemerintah berencana menaikkan harga BBM bersubsidi pada April 2012. Namun, karena tidak mendapat restu dari DPR pada bulan tersebut maka rencana penaikan batal dilakukan dan dialihkan ke program pengendalian konsumsi BBM bersubsidi.
ITB merupakan indikator perkembangan ekonomi terkini yang didapatkan dari Survei Tendensi Bisnis oleh BPS dengan Bank Indonesia terhadap 2.000 perusahaan responden. [rus]
TEMPO.CO, Singapura - Pemerintah Singapura mendesak pemerintah Indonesia untuk mengungkapkan identitas perusahaan yang dituding melakukan pembakaran hutan. Menteri Luar Negeri dan Hukum Singapura, K. Shanmugam, mengatakan hal ini penting dalam upaya penegakan hukum, terutama karena tindakan mereka merugikan banyak pihak. "Mereka telah jelas-jelas melanggar hukum yang masuk dalam yurisdiksi Indonesia," kata dia seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis, 20 Juni 2013. …

