INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) tercatat sebagai top foreign buy pada perdagangan hari ini mencapai 51,1 juta saham dari volume perdagangan 392,9 juta saham dengan total transaksi Rp186,3 miliar.
Demikian dikutip dari data BEI, Rabu (22/2/2012). IHSG ditutup melemah 7,9 poin atau 0,2% ke 3.995,02. Volume perdagangan mencapai 4,7 miliar saham senilai Rp3,8 triliun. IHSG mengalami net foreign sell sebesar Rp49,7 miliar.
Urutan kedua saham ENRG dengan penjualan asing mencapai 30,7 juta saham dari volume perdagangan 316,8 juta saham. Urutan ketiga saham CTRA mencapai 25,5 juta saham dari volume perdagangan 31,6 juta saham. Urutan keempat saham BBNI mencapai 19,09 juta saham dari volume perdagangan 33,6 juta saham.
Urutan kelima saham LPKR mencapai 13,2 juta saham dari volume perdagangan 62,01 juta saham. Urutan keenam saham PGAS mencapai 9,7 juta saham dari volume perdagangan 27,08 juta saham. Urutan ketujuh saham PNLF mencapai 9,7 juta saham dari volume perdagangan 110,2 juta saham.
Urutan kedelapan saham ADRO mencapai 5,5 juta saham dari volume perdagangan 49,6 juta saham. Urutan kesembilan saham BBRI mencapai 5,4 juta saham dari volume perdagangan 21,3 juta saham. Urutan kesepuluh saham CPIN mencapai 4,4 ribu saham dari volume perdagangan 10,7 juta saham.
Jakarta (ANTARA) - Bank Dunia mengalokasikan anggaran baru senilai 2 miliar dolar AS untuk membantu melindungi Indonesia dari goncangan dan volatilitas pasar finansial global pada masa mendatang. "Manajemen fiskal yang `prudent` telah membuat Indonesia melewati krisis global 2008 dengan baik, dan hal itu kemungkinan juga akan menjadi pertahanan terbaik Indonesia dalam iklim ketidakpastian global yang terjadi saat ini," kata Direktur Negara Bank Dunia untuk Indonesia Stefan Koeberle dalam rilis Bank …


Belum ada komentar