Brazil Menentang Tindakan Militer Sepihak Terhadap Iran

Brasilia (AFP/ANTARA) - Presiden Brazil pada Jumat menentang setiap tindakan militer sepihak terhadap Iran atas program nuklirnya yang kontroversial, mengatakan bahwa tindakan semacam itu akan melanggar piagam PBB.


"Saya sangat prihatin dengan kecaman yang terus muncul dalam mendukung aksi militer sepihak di Iran," kata Dilma Rousseff setelah mengadakan pembicaraan dengan mengunjungi Perdana Menteri Inggris David Cameron.


"Setiap inisiatif akan mencerminkan sebuah pelanggaran terhadap Piagam PBB, dengan konsekuensi serius bagi Timur Tengah," tambahnya.


Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuntut agar "pembatasan yang jelas" diberlakukan pada kasus program nuklir Iran.


Pada Jumat, ia mengadakan pembicaraan melalui telepon dengan Presiden AS Barack Obama, saat mereka menekankan "tujuan bersama" untuk menghentikan Iran mendapatkan sebuah bom nuklir.


Teheran menghadapi tekanan internasional atas program pengayaan nuklirnya, yang dikatakan negara-negara Barat menyembunyikan upaya untuk menciptakan bom nuklir.


Teheran membantah tuduhan tersebut, namun beredar spekulasi yang mengatakan bahwa Israel dapat melancarkan serangan militer terhadap fasilitas-fasilitas nuklirnya.(yg/ai)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.