Perang Lawan Geng Motor

BRI Suntik Peruri Rp500 Miliar

  • Dokter Wanita Diperiksa KPK

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Linda Silviana, wanita yang diduga menerima aliran dana dari Fathanah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Linda adalah istri Ahmad Zaky, sekretaris pribadi Luthfi Hasan Ishaaq. Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera ini sudah menjadi tersangka kasus dugaan korupsi impor sapi. Saat mendekam dipenjara Guntur.Linda Silviana diduga menerima aliran dana dari Fathanah sebesar Rp 1,025 miliar. Uang ini, berdasarkan data penerima aliran dana Fathanah, hanya sekali

  • Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes

    Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes

    Tempo
    Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes

    TEMPO.CO, Jakarta - Sri Mulyani masuk dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes. Wanita yang kini menjabat sebagai Direktur Pengelola Bank Dunia tersebut menduduki peringkat ke-55. Peringkat pertama ditempati kanselir Jerman, Angela Merkel. Tahun ini, Merkel menjadi wanita paling berpengaruh di dunia versi Forbes untuk kedelapan kalinya.

  • Emas Jatuh karena Pernyataan Bernanke Bervariasi

    Antara

    Chicago (ANATARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena Ketua Federal Reserve AS Ben Bernanke membuat pernyataan bervariasi di hadapan Kongres. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 10,2 dolar AS, atau 0,74 persen, menjadi menetap di 1.367,4 dolar AS per ounce. Ketua Fed Bernanke dalam kesaksiannya kepada Komite Ekonomi Gabungan Kongres pada Rabu mengatakan bahwa "kebijakan pengetatan moneter prematur

 

INILAH.COM, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menyuntikkan pinjaman sebesar Rp500 miliar ke Perum Peruri (Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia).

Pinjaman tersebut terdiri pinjaman investasi dan non cash loan. Dari pinjaman tersebut, sebesar Rp250 miliar akan digunakan Perum Peruri untuk pendanaan investasi mesin-mesin perusahaan.

Pendanaan ini secara spesifik dibagi dua, untuk memenuhi kebutuhan pendanaan investasi mesin percetakan uang tahun 2012 sebesar Rp209,3 miliar, serta refinancing mesin-mesin percetakan uang tahun 2009-2011 sebesar Rp40,7 miliar, dengan jangka waktu masing-masing selama 11 tahun dan 8 tahun.

BRI juga memberikan fasilitas non cash loan berupa fasilitas Bank Garansi sebesar Rp200 miliar, fasilitas penangguhan jaminan impor/LC sebesar Rp40 miliar, serta fasilitas Forex Line sebesar equivalen Rp10 miliar untuk mendukung operasional PerumPeruri.

"Kucuran kredit ini merupakan wujud komitmen dan dukungan BRI kepada Peruri sebagai BUMN yang salah satu tugasnya mencetak uang rupiah bagi negara," kata ," ujar Direktur bisnis Kelembagaan dan BUMN BRI Asmawi Syam dalam acara penandatanganan perjanjian kredit dengan Peruri di Jakarta, Kamis (29/11/2012).

Sebelumnya, BRI telah memberikan pendanaan investasi kepada Peruri sebesar Rp225 miliar pada 2007 lalu serta Rp250 miliar di tahun 2008. "Dengan demikian sampai saat ini dukungan pembiayaan investasi BRI kepada Perum Peruri Peruri telah mencapai Rp725 miliar," tutur Aswawi. [AST]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat