Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Iqbal Latanro menyatakan pihaknya tengah memproses rencana untuk melakukan penerbitan saham baru (right issue) 2012.
"Terkait rencana `right issue`, masih ada beberapa aksi korporasi yang akan kami lakukan, di antaranya kembali mengadakan rapat koordinasi bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)," kata Iqbal di sela perayaan HUT Ke-2 BTN di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (5/2).
Menurut Iqbal, hingga kini pihaknya masih belum menunjuk penasihat keuangan untuk proses "right issue".
"Setelah kami memperoleh lampu hijau dari pemerintah, selanjutnya kami akan meminta persetujuan DPR. Kemudian baru kami bicarakan masalah teknis," kata Iqbal.
Iqbal menambahkan "right issue" merupakan bagian dari rencana strategis BTN dalam meningkatkan ekspansi kreditnya.
"`Right issue` ini kami lakukan untuk menambah modal BTN dalam menyalurkan kredit. Kami memperkirakan `right issue` sudah bisa dilaksanakan sekitar awal semester dua, tahun 2012," kata Iqbal.
Iqbal juga memperkirakan setelah "right issue" tersebut dilakukan, maka rasio kecukupan modal (CAR) BTN akan naik menjadi 20 persen dari sekitar 17 persen sekarang ini.


1 komentar