INILAH.COM, Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menargetkan produksi pada 2013 dapat mencapai 85 juta metrik ton. Sedangkan tahun ini, produksi batu bara diperkirakan mencapai 75 juta metrik ton.
"Proyeksi produksi batu bara hingga saat ini 73-75 juta MT pada 2012 dari dua perusahaan besar batu bara yang dimiliki yaitu KPC dan Arutmin. Target produksi batu bara perseroan sekitar 85 juta metrik ton pada 2013," ujar Direktur PT Bumi Resources Tbk Dileep Srivastava, dalam acara Investor Summit 2012, Rabu (28/11/2012).
Perseoran mengharapkan dapat mencatatkan produksi mencapai 104 juta metrik ton pada 2014. Dileep menambahkan, pihaknya juga menekan tidak akan menjual aset inti perseroan yaitu KPC dan Arutmin.
Perseroan memiliki aset lain seperti Fajar Bumi Sakti, Pendopo dan aset non inti lainnya yang dapat dijual kepada pihak lain. Hal itu dilakukan untuk mengurangi utang perseroan. Dilee mengharapkan dapat mengurangi total utang perseroan sehingga mencapai ebitda 1 kali pada 2014.
Selain itu, perseroan juga akan melakukan efisiensi untuk mengurangi biaya produksi perseroan. Perseroan juga menguatkan kas interal dengan menggenjot volume penjualan dan produksi batu bara perseroan. Pihaknya berharap pasar batu bara dapat kembali baik ke depan.
Saat ditanya mengenai pelunasan utang ke CIC, Dileep masih belum dapat menjelaskan lebih detil mengenai hal itu. Namun pihaknya mengharapkan dapat melunasi utang lebih awal. [ast]


