Sydney (AFP/ANTARA) – Seorang pria buronan atas kasus pembunuhan pemenggalan yang akhirnya ditangkap di Outback Australia, rupanya mengikuti audisi kasting film saat sedang dalam pelarian, dan ia berhasil mendapatkan peran sebagai seorang polisi di sebuah film thriller tentang pembunuhan.
Jonathon Stenberg (46), memicu perburuan besar pada akhir Juni setelah ia melarikan diri dari rumahnya di bagian utara New South Wales, setelah memenggal kepala tetangganya sendiri.
Selama enam hari menjadi buronan, Stenberg muncul di kota terpencil Winton di Queensland, di mana ia mendapat panggilan kasting pada akhir bulan lalu untuk figuran sebuah film pembunuhan yang berjudul ‘Mystery Road’.
“Saya telah mengadakan sejumlah audisi kasting, namun untuk seorang pria yang paling dicari Australia datang melalui pintumu merupakan hal yang paling tidak biasa," kata Mark Ingram, asisten kedua dari sutradara film yang dibintangi Hugo Weaving tersebut.
Stenberg adalah orang pertama yang mengikuti audisi di kota itu, ia mengatakan kepada Ingram bahwa ia melihat poster audisi di sebuah pom bensin dan ingin mencari tambahan uang.
"Dia datang sebagai orang yang benar-benar baik, seorang yang benar-benar baik. Kami bahkan menerimanya,” kata Ingram kepada AFP.
"Dia datang sebagai salah satu jenis orang yang dapat kalian percaya. Ironisnya, kami akan menggunakannya sebagai seorang petugas polisi.”
Namun Stenberg, yang menggunakan nama belakangnya dan menyebutkan alamatnya dalam surat aplikasi audisi, tidak sabar menunggu panggilan dari tim film tersebut yang mengatakanpadanya bahwa ia hanya mendapatkan sedikit bagian untuk berperan di film itu.
Ingram mengatakan bahwa ia berusaha menghubungi telepon selularnya dua hari kemudian, namun panggilan itu tidak dijawab.
Namun Stenberg kemudian mengiriminya email dan mengatakan "sangat ingin bertemu, tapi saya sudah menuju ke Northern Territory karena saya mendapatkan pekerjaan lain,” katanya.
Tak lama ia melihat laporan tentang Stenberg, ia ditangkap dalam sebuah perburuan di bagian utara Darwin, Ingram akhirnya menyadari siapa yang ia hadapi. (ai/ml)

