Jakarta (ANTARA) - Bursa Indonesia mengalami koreksi paling dalam pada perdagangan Senin dibandingkan dengan bursa-bursa di kawasan regional Asia.
Pada perdagangan Senin (penutupan sesi I), indeks saham Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi 115,567 poin atau 3,04 persen dan ditutup pada level 3.684 poin. Penurunan indeks BEI ini merupakan koreksi terdalam jika dibandingkan dengan bursa-bursa Asia lainnya.
Indeks Hangseng Hongkong terkoreksi 2,367 persen, selanjutnya bursa Singapura terkoreksi 1,45 persen, Kuala lumpur 0,98 persen, Bursa Seoul 2,7 persen, Nikkei Jepang 2,036 persen, Bursa Manila 2,39 persen dan Bursa Taiwan 2,95 persen.
Pada perdagangan sesi I senin indeks BEI ditutup di level 3.684 poin dengan volume perdagangan di pasar reguler sebanyak 1,455 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,59 triliun.
Beberapa saham yang berkapitalisasi besar banyak yang mengalami penurunan, diantaranya saham Bank Mandiri, BRI, Astra Internasional, BCA, Bumi Resources, Adaro, PGN, PGAS dan Antam.
Sementara itu aksi jual investor asing sebesar Rp711,957 miliar dan aksi belinya hanya Rp592,465 miliar, sehingga ada selisih jual (nett sell) Rp 119,49 miliar.(rr)

