Bus Ziarah Terguling, Belasan Santri Terluka

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Belasan peziarah dari Pondok Pesantren Nunggaherang, Bogor, terluka akibat bus yang mereka tumpangi terguling di Jalur Cagak, Cianjur, Jawa Barat. Insiden terjadi pada Senin sekitar pukul 18.00 WIB.

Seperti diberitakan Antara, bus terguling kemungkinan akibat rem blong. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, tujuh korban mengalami luka berat dan 15 korban lainnya luka ringan. Seluruh korban luka berat langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Cimacan.

Ace Haepi, sopir bus bernomor polisi B 9011 KG itu, mengatakan seluruh korban adalah santri yang akan melakukan ziarah ke Ponpes Gentur di Kecamatan Warungkondang. Ketika melintas di Jalur Tungturunan yang lebih dikenal dengan nama jalan Cagak-Ciloto, mobil yang melaju dengan kecepatan sedang itu tiba-tiba oleng karena ada kendaraan minibus menyalip.

"Karena kaget, saya langsung menginjak rem untuk memperlambat laju kendaraan. Ketika itulah rem tidak berfungsi sama sekali sehingga kendaraan oleng,'' katanya. ''Saya berusaha menguasai laju kendaraan dengan cara membanting stir, namun kendaraan menghantam pohon."

Setelah menghantam pohon, mobil akhirnya terguling. Akibatnya, belasan penumpang yang berada di dalam bus tersebut terpelanting ke berbagai arah. Mereka mengalami luka ringan dan berat.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Sudewo, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. "Akibat kecelakaan tunggal itu, tujuh orang mengalami luka berat dan sekitar 15 korban lainnya mengalami luka ringan. Saat ini seluruh korban dirawat di RSU Cimacan," katanya.

Untuk memastikan penyebab utama kecelakaan, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan dan melakukan pemeriksaan terhadap sopir bus tersebut.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.