Perang Lawan Geng Motor

Calon Konsumen Kelas Avanza-Xenia-Ertiga Jadi Korban DP

Johnny Darmawan, Ketua Umum III Gaikindo sekaligus Presiden Direktur PT. Toyota Astra Motor (TAM), melihat bahwa kenaikan DP mencapai 30 persen memiliki dampak lumayan besar terhadap segmen menengah.

Ia pun menyebut Toyota Avanza, Xenia dan Ertiga, serta pendatang baru Nissan Evalia adalah mobil-mobil yang selama ini menjadi incaran konsumen yang membutuhkan kendaraan MPV kelas menengah.

"Dampak kenaikan DP, pengaruh besar terjadi pada segmen medium low karena antara 60-70 persen dibeli melalui kredit, seperti Daihatsu Gran Max, Suzuki Ertiga, Avanza-Xenia, dan sebagainya. Di situ akan banyak terkena dampak," urainya.

Lebih jauh ia juga melihat bahwa kenaikan besaran uang muka akan berpengaruh secara menyeluruh terhadap penjualan kendaraan. "Kenaikan suku bunga, akan terjadi penurunan sementara pada penjualan kendaraan."

Ia juga menyebut bahwa aturan baru DP mobil akan menghilangkan kesempatan orang untuk membeli kendaraan. "Ini mengecilkan kekuatan posisi tawar konsumen untuk membeli mobil. Kalau konsumen uangnya tidak cukup untuk membeli kendaraan bagaimana?" ungkapnya.

Johnny memperhitungkan bahwa konsumen kendaraan dengan banderol di kisaran Rp 100 juta sangat terkendala dengan besaran uang muka. Terlebih lagi, sejauh ini belum ada mobil baru di kelas mobil pribadi dengan harga di bawah angka tersebut.

"Kalau misalnya 30 persen dari 120 juta, karena tidak ada mobil di bawah Rp 100 juta, berapa total yang harus mereka bayarkan?" tutupnya, memberi gambaran bahwa Avanza-Xenia-Ertiga dan sejumlah produk asal Korea mematok harga mobil terendah di kisaran Rp 120 juta-Rp 140 juta, seperti produk sedan empat pintu dari Hyundai ataupun kelas terbawah Daihatsu Xenia dan Daihatsu Gran Max serta Nissan yang baru saja melepas Evalia dengan harga terendah Rp 140 jutaan. (kpl/nzr/vin)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat