TEMPO.CO, Turin - Mantan pemain belakang Juventus, Fabio Cannavaro, menegaskan bahwa mantan klubnya itu sudah meraih 30 scudetto. »Bagi saya, Juventus telah meraih 30 scudetto. Saya berhasil memenangi dua, dan saya tetap mempertahankannya,” kata Cannavaro seperti dilansir football-italia.net, Kamis, 17 Mei 2012.
Pada musim 2004/05 dan 2005/06, Cannavaro merupakan salah satu pilar lini belakang Juve dalam meraih scudetto. Namun dua gelar tersebut dicabut Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) terkait dengan kasus calciopoli. Satu gelar diberikan ke Internazionale Milan, dan satunya lagi tak bertuan. Tak hanya kehilangan dua gelar juara, Si Nyonya Tua juga harus terdegradasi ke Seri B.
Namun pada musim ini Juve sukses membuktikan diri sebagai yang terbaik di Italia. Mereka sukses merengkuh scudetto dengan rekor tak terkalahkan. Juve sukses meraup 84 angka hasil dari kali 23 menang dan 15 imbang.
Selain rekor tak terkalahkan, Juve juga menjadi tim yang paling jarang kebobolan. Tim arahan Antonio Conte itu hanya kebobolan 20 gol. Jumlah itu juga menjadi yang paling sedikit di antara tim-tim dari liga besar Eropa lainnya.
»Juve pantas meraih scudetto musim ini. Mereka menjalani musim yang fantastis,” ujar mantan kapten timnas Italia ini. »Saya ingin memberi sanjungan ke Conte. Saya senang dengan prestasi mantan klub. Saya tahu bagaimana rasanya menang setelah memberikan banyak pengorbanan.”
FOOTBALL-ITALIA | ANTONIUS WISHNU


