CERN: Penemuan Partikel Baru yang Konsisten dengan Partikel Boson Higgs

Jenewa (AFP/ANTARA) - Para fisikawan pada Rabu, mengatakan mereka telah menemukan partikel sub-atom baru yang konsisten dengan boson Higgs, yang diyakini memiliki massa.


Partikel itu "konsisten dengan penemuan lama boson Higgs," kata CERN dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa masih diperlukan data lebih lanjut untuk mengidentifikasi penemuan itu.


Para ilmuwan telah bergulat dengan partikel yang sulit dipahami selama hampir setengah abad.


"Kami telah mencapai tonggak sejarah dalam pemahaman kita tentang alam," kata Direktur Jenderal CERN, Rolf Heuer.


"Penemuan partikel yang konsisten dengan boson Higgs membuka jalan untuk penelitian lebih rinci, membutuhkan statistik yang lebih banyak, yang akan menjabarkan sifat partikel baru, dan memungkinkan untuk menjelaskan misteri lain dari alam semesta kita."


Penemuan partikel Higgs itu akan memvalidasi Model Partikel Standard, sebuah teori yang mengidentifikasi blok-blok bangunan untuk materi dan partikel yang memiliki gaya fundamental.


Itu adalah teori yang sangat sukses namun memiliki beberapa kesenjangan, yang terbesar dari yang mengapa beberapa partikel memiliki massa sedangkan yang lainnya tidak.


Diperdebatkan fisikawan Inggris Peter Higgs pada 1964, boson yang diyakini ada untuk diciptakan dalam bentuk pekat, tidak terlihat, berada di mana-mana yang tercipta oleh Big Bang sekitar 13,7 miliar tahun lalu.


Ketika beberapa partikel bertemu partikel Higgs, maka mereka mengalami dan memiliki massa, menurut teori. Lainnya, seperti partikel cahaya, tidak mengalami perlambatan.(jk/ik)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.