TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - CSF Group plc yakni pengembang, pengelola dan operator pusat data terkemuka di Asia Tenggara akan memperluas bisnisnya memasuki Indonesia dengan mengoperasikan fasilitas data center berteknologi tinggi.
Gedung yang dinamai CXJ (Computer Exchange Jakarta) ini dibangun atas kerja sama CSF Group dengan PT Karya Graha Nusantara (KGN). CSF Group dan KGN membangun gedung dengan fasilitas lengkap tersebut di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan guna memberikan pelayanan menyeluruh yang terkait dengan pusat data dan akan mulai beroperasi pada Q4 2011.
Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia telah mendorong banyak usaha untuk juga memperkuat manajemen pusat data mereka. Indonesia termasuk jajaran 5 besar negara Asia dalam hal penggunaan internet dengan menduduki peringkat ke-4 setelah Cina, India dan Jepang.
Kementerian Ekonomi baru-baru ini juga mengumumkan targetnya untuk meningkatkan penetrasi penggunaan broadband hingga 30% pada 2014. Perkembangan ini menunjukkan adanya kebutuhan pengadaan infrastruktur pusat data baru guna mendukung perkembangan ekonomi digital di Indonesia.
Dibangun di lahan seluas 30.000 m2, saat ini CXJ menjadi fasilitas pusat data terbesar di Indonesia. Gedung ini nantinya akan dilengkapi dengan uninterruptable power supply dan sistem daya cadangan berkualitas tinggi. Generator listrik darurat akan ditempatkan di setiap lantai untuk memastikan operasi 24 jam guna mendukung kegiatan bisnis yang kritis. CXJ juga akan menggunakan sistem pendingin air dan udara untuk kepentingan pendinginan fasilitas.
“CXJ akan menjadi pusat data pertama kami di Indonesia. Gedung ini terdiri dari sebuah Data Centre Block serta satu M&E Plant House. Data Centre Block merupakan sebuah gedung delapan tingkat untuk mendukung kegiatan bisnis yang kritis dan beragam aplikasi yang fokusnya adalah pada layanan. Dengan demikian, para pelanggan kami akan senantiasa diuntungkan dengan adanya fasilitas yang kami sediakan untuk mendukung kebutuhan operasional IT mereka,” ujar Presiden Direktur PT Cyber CSF Daniel Korompis.

