AS-China Berunding untuk Perbolehkan Chen Pergi

Beijing (AFP/ANTARA) - Beijing dan Washington sedang membicarakan kesepakatan untuk mengizinkan aktivis HAM, Chen Guangcheng, meninggalkan China menuju Amerika Serikat dengan keluarganya setelah ia melarikan diri dari tahanan rumah, menurut aktivis, teman satu perjuangan Chen, pada Selasa.


Bob Fu, pengurus kelompok relawan China yang berbasis di AS, yang terus menjalin komunikasi dengan Chen dan pendukungnya, mengatakan kedua belah pihak antusias tentang kesepakatan itu, menjelang pembicaraan AS-China yang dimulai pada Kamis di Beijing.


Chen awalnya enggan untuk meninggalkan China, tapi sekarang menerima bahwa akan sulit baginya terus berada di China, dan siap untuk pergi ke pengasingan di Amerika Serikat selama keluarganya bisa menemaninya, kata Fu.


"Situasi berubah beberapa hari terakhir. Dia mengerti bahwa tidak mungkin dia bisa kembali ke Dongshigu sekarang," kata Fu kepada AFP melalui telepon, yang merujuk pada kampung Chen.


"Tapi dia tidak akan pergi tanpa keluarganya - jika dia sudah memikirkan itu dia sudah akan pergi.”


"Skenario yang paling layak adalah menegosiasikan kesepakatan yang memungkinkan China membuat kesepakatan yang menguntungkan negaranya."


Kesepakatan itu memungkinkan China mengizinkan keluarga Chen berangkat untuk menemani dia menjalani pengobatan medis di Amerika Serikat, kata Fu, mantan aktivis demokrasi Tiananmen Square, yang meninggalkan China pada 1996 dan sekarang tinggal di Texas.


Fu tidak mengungkapkan siapa sumber yang mengatakan tentang kesepakatan tersebut , tapi mengatakan ia menjalin komunikasi dengan para pejabat di China dan Washington yang mengatakan kedua belah pihak akan terus melakukan pembicaraan. (yg/ik)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.