Berburu Harta Luthfi

Converter Gas Pengaruhi Garansi?

Kekhawatiran muncul di tengah usaha pemerintah mengarahkan peralihan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) ke BBG atau bahkan hybrid.

Banyak yang menilai bahwa pemasangan converter gas yang kelak berlaku di semua mobil akan mempengaruhi garansi mobil akibat adanya perubahan di sektor pemanfaatan bahan bakar tersebut, terutama jika terjadi kerusakan.

"Pengaruh ke asuransi jika ada trouble, mestinya enggak. Kalau dipasang dengan benar, mestinya sih enggak ada masalah," nilai Wakil Presiden Direktur Penjualan dan Pemasaran PT. Nissan Motor Indonesia Teddy Irawan, ditemui di stand PRJ.

Nissan sendiri sedang menyerahkan unit Nissan Evalia kepada sebuah perguruan tinggi untuk dipelajari, terkait kemungkinan penerapan converter gas.

"Ini kan bukan barang baru. Di Indonesia bukan yang pertama. Kalau dibilang nanti bisa begini-begitu (efek samping), apa pun sebenarnya bisa terjadi. Tapi harapannya tidak," tambah Teddy.

Adapun Toyota melalui Auto2000 pernah menyebut bahwa mereka akan mengembangkan sendiri converter tersebut. "Secara teknis nanti alatnya bukan dari pemerintah. Toyota nanti mengembangkan sendiri. Pemerintah kan sudah memberikan anjuran," ungkap Gondo Handoko, Koordinator Wilayah DKI 1 Toyota Auto2000 seraya menyatakan bahwa Toyota memang punya komitmen untuk 'green environment'.

Sementara itu, pemerintah terlihat tancap gas terus dengan memasangkan converter ke sejumlah angkutan kota, juga terhadap mobil dinas, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM).

"Saya merencanakan, sudah ada anggarannya sekarang, bulan depan kita mulai, malah mulai hari ini sudah dimulai secara sporadis, sudah ada kira-kira 500 mobil di Kementerian ESDM yang sudah menggunakan converter kit," ujar Menteri ESDM Jero Wacik dalam sebuah konferensi pers di Kementerian ESDM.

Hingga kini, belum ada regulasi secara detail yang mengatur, terutama mengenai garansi dan perawatan mobil dengan converter BBG, walau sejumlah pihak, seperti Toyota melalui Auto2000 pernah menyatakan siap menjadi pusat perbaikan bagi mobil ber-converter BBG.

"Kita bisa siapkan bengkel untuk mobil BBG. Kita tunggu dari TAM (Toyota Astra Motor). BBG kita harus persiapan terlebih dahulu. Ada mekanisme yang berbeda antara mobil bahan bakar minyak dan mobil BBG," ungkap Chief Executive Auto2000, Jodjana Jody dalam sebuah kesempatan.

Jadi siapkah kita menggunakan converter BBG? (kpl/why/vin)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat