Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Corby Tolak Dipindahkan dari Lapas Kerobokan

    Kerobokan (ANTARA) - Terpidana kasus narkoba berkewarganegaraan Australia, Schapelle Leigh Corby menolak dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Denpasar di Kerobokan, Kabupaten Badung, yang terbakar dalam kerusuhan antarnarapidana pada Selasa (21/2) malam.

    "Ada banyak alasan yang disampaikan Corby terkait penolakan pemindahannya dari Lapas ini," kata Pelaksana harian Direktur Keamanan Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Bambang Krisbanu saat ditemui di Lapas Kerobokan, Kamis.

    Salah satu alasan yang dikemukakan terpidana wanita berusia 35 tahun itu adalah tidak ingin merasa kesulitan beradaptasi dengan lingkungan yang baru nanti.

    "Secara mental memang dia belum siap untuk dipindahkan. Itu terserah dia, kami tidak akan memaksa," katanya di sela evakuasi sejumlah narapidana dari Lapas yang berlokasi di Jalan Tangkuban Perahu, Kerobokan, itu.

    Selain Corby, sembilan terpidana kasus narkoba berkewarganegaraan Australia atau yang dikenal dengan sebutan "Bali Nine" juga menyatakan sikap yang sama dengan memilih bertahan di Lapas Kerobokan.

    "Kami berusaha memanusiakan para napi itu. Tidak masalah, kalau memang tidak mau dipindah. Pada dasarnya pemindahan ini atas dasar kerelaan para napi," kata Bambang.

    Atas dasar kerelaan para narapidana itulah, lanjut dia, pemerintah bersedia menanggung biaya pemindahan penghuni Lapas Kerobokan ke tempat tahanan lainnya sesuai daerah asal narapidana selama masih berada di wilayah Indonesia.

    Menurut dia, kondisi Lapas Kerobokan pascakerusuhan sudah sangat tidak layak huni. Selain ruang perkantoran yang luluh lantak dilalap api, saluran air bersih dan jaringan listrik juga sudah tidak lagi berfungsi.

    Dalam dua hari terakhir, kebutuhan air bersih dan aliran listrik dipasok dari mobil pemadam kebakaran dan genset. Makan dan minum para narapidana dikirim dari luar dalam bentuk bungkusan.

    Pemindahan itu juga dilatarbelakangi oleh upaya pemerintah untuk menjaga situasi di dalam Lapas kembali kondusif karena sejak Selasa (21/2) malam, hampir setiap saat para narapidana berulah dengan memprovokasi petugas keamanan Lapas dan melempar batu ke luar kompleks penjara itu.

    Pemindahan narapidana dilakukan secara bergelombang tergantung kesediaan para narapidana. "Tidak ada target, kapan evakuasi ini harus berakhir. Tapi, lebih cepat lebih baik karena Lapas ini sudah tidak kondusif lagi," katanya.

    Pada gelombang pertama sebanyak 13 narapidana dipindahkan dari Lapas Kerobokan dengan perincian sembilan narapidana wanita, baik WNI maupun WNA, dititipkan di Lapas Anak Klungkung, sedangkan empat narapidana pria (semuanya WNA) ditempat yang dirahasiakan.

    "Yang empat WNA ini kami sebar di beberapa tempat. Kami tidak mau menyebutkan tempatnya karena khawatir yang di dalam Lapas Kerobokan terprovokasi sehingga situasi tidak kondusif lagi," katanya.

    Bambang menambahkan bahwa yang menjadi prioritas pemindahan adalah narapidana wanita dan anak-anak. "Kalau Corby tidak mau, itu hak dia. Yang penting, tidak ada tekanan dari pihak mana pun, termasuk dari dunia internasional," katanya menegaskan.

    Corby merupakan terpidana 20 tahun dalam kasus membawa ganja seberat 4,2 kilogram saat hendak masuk Bali melalui Bandar Udara Internasional Ngurah Rai pada 8 Oktober 2004.

    Sementara itu, "Bali Nine" adalah sebutan untuk sembilan orang warga negara Australia yang kedapatan membawa 8,2 kilogram heroin di Bali pada 17 April 2005. Vonis yang dijatuhkan kepada sembilan terdakwa, Andrew Chan, Myuran Sukumaran, Si Yi Chen, Michael Czugaj, Renae Lawrence, Tach Duc Thanh Nguyen, Matthew Norman, Scott Rush, dan Martin Stephens bervariasi mulai dari hukuman seumur hidup hingga hukuman mati.

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    Belum ada komentar

    POLL

    Menurut Anda, apakah penahanan Angelina Sondakh akan berhasil mengungkap kasus korupsi anggaran Wisma Atlet?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat