Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Dahlan Iskan berencana merombak susunan direksi PT Jamsostek Persero dan saat ini, penggodokannya tengah berjalan di kantor Kementerian BUMN.
"Nanti saya keluarkan keputusannya," kata Dahlan saat ditemui usai Rapat Pimpinan di kantor pusat PT Kimia Farma Tbk (KAEF), Jakarta, Selasa.
Namun, Dahlan enggan mengungkapkan identitas pengganti jajaran direksi tersebut. "Nanti setelah Rapat Terbatas di Pertamina, saya akan bicarakan," ungkapnya.
Sementara itu, Deputi Menteri BUMN Bidang Jasa Parikesit Suprapto mengakui Kementerian BUMN tengah memproses perjanjian jajaran direksi Jamsostek.
"Tengah diproses, diharapkan pekan ini sudah ada namanya," tutur Parikesit.
Menyoal calon susunan direksi yang baru berasal dari internal atau eksternal, ia enggan membeberkannya.
Jamsostek menargetkan pendapatan usaha tahun ini sebesar Rp12,2 triliun dari berbagai investasi. Sementara itu, dana kelolaan Jamsostek berjumlah Rp125,7 triliun.
Jamsostek juga berencana membentuk Jamsostek Incorporated, namun tidak dapat direalisasikan hanya dengan terbentuknya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), melainkan aturan yang terdapat di lembaga baru tersebut.
Jamsostek telah mempersiapkan embrio terbentuknya Jamsostek Incorporated, namun pembentukannya belum dapat direalisasikan, termasuk tidak bisa menyusun anggaran dasar serta penyetoran modal.(rr)


