Dahlan Termangu, Kaki Telanjang Turun ke Sawah

  • Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    Tempo
    Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyebut masalah pembajakan karya musik di Indonesia telah begitu memprihatinkan. Dari total pengeluaran masyarakat untuk musik, hanya 10 persen yang tercatat dan lebih sedikit lagi yang sampai ke kantong para musikus.

  • Indonesia Siap Ambil Alih Teknologi-Manajemen Inalum

    Antara

    Kuala Tanjung (ANTARA) - Pemerintah Indonesia siap mengambil alih teknologi dan manajemen semua kepemilikan saham PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dari Jepang yang selama 30 tahun sebagai pemegang saham terbesar dan akan berakhir kontrak kerjasamanya pada 30 Oktober 2013. "Kita tidak bergantung dengan Jepang dan siap melanjutkan pembangunan PT Inalum melalui Badan Usaha Milik Negara mulai 1 Nopember 2013," tegas Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia PT Inalum Ir. Nasril Kamaruddin, MBA di

  • Produksi Gas Blok Natuna Mayoritas untuk Indonesia

    Produksi Gas Blok Natuna Mayoritas untuk Indonesia

    Tempo
    Produksi Gas Blok Natuna Mayoritas untuk Indonesia

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik mengaku telah menjalin kesepakatan kontrak eksplorasi gas di Blok East Natuna bersama PTT Exploration and Production. Kesepakatan tersebut terutama mengenai alokasi pembagian produksi gas.

TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan tak segan turun ke sawah untuk menanam padi. Dalam tulisan Manufacturing Hope 57, Senin 24 Desember 2012, Dahlan sempat termangu sebelum menerjunkan kaki telanjang ke sawah yang siap ditanami itu.

"Waktu remaja, saya memang pernah menjadi buruh ndaut dan menanam padi. Tapi, tidak begini. Waktu itu, saya harus menanam padi dengan menggunakan tangan yang dicelupkan ke tanah lumpur sambil berjalan mundur dengan badan membungkuk," kata Dahlan.

Dahlan hadir dalam penanaman padi di Kabupaten Ketapang, kalimantan Barat, pada Senin 17 Desember 2012. Pengalaman menanam padi saat itu berbeda dengan Dahlan remaja. "Menanam padi dengan mesin! Baru sekali ini saya melihat dan memegang mesin penanam padi yang disebut rice transplanter itu."

Menurut Dahlan, mesin penanam padi itu sangat mudah dan cepat. Ia tak perlu belajar lama. Hanya dengan penjelasan beberapa kalimat, Dahlan bisa langsung menjalankan mesin itu.

BUMN mentargetkan bisa membuat sawah baru 100 ribu hektare pada 2014. Pada tahap pertama, penanaman mencapai 3.000 hektare. Pada 2013, BUMN mentargetkan bisa membuka 40 ribu hektare sawah. Kementerian BUMN siap menggelontorkan uang Ro 5 triliun untuk sawah baru tersebut. Dalam beberapa kesempatan, Dahlan mengungkapkan malu kalau terus-terusan impor beras.

Proyek penanaman sawah ini dipegang PT Sang Hyang Seri (SHS). Perusahaan pangan BUMN itu juga akan dibantu perusahaan lain seperti PT Batantekno, PT Pupuk Indonesia, PT Hutama Karya, PT Brantas Abipraya, PT Indra Karya, dan PT Yodya Karya. Dahlan menambahkan sejumlah perusahaan BUMN juga turut membantu pendanaan seperti Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI, PGN, Pertamina, serta PT Indonesia Port Corporation (IPC).

YANDI MR

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat