Dalglish Bantah Liverpool Ketakutan

Liverpool (AFP/ANTARA) - Manajer Liverpool Kenny Dalglish menegaskan tidak ada rasa paranoid di Anfield meskipun dengan masalah dengan sejumlah keputusan merugikan yang diberikan terhadap timnya dalam beberapa pekan terakhir.


Masalah The Reds di Liga Premier dilanjutkan dengan bermain imbang 1-1 melawan Aston Villa di Anfield, Sabtu, yang ke-11 kalinya dalam 16 pertandingan kandang mereka gagal menang musim ini.


Dalam pertandingan melawan Villa, Dalglish merasa timnya seharusnya mendapat dua penalti, untuk pelanggaran Alan Hutton pada Luis Suarez dan untuk handball Eric Lichaj.


Ia juga mengklaim Stephen Ireland bisa mematahkan kaki Suarez dalam tantangan yang mengakibatkan striker Uruguay harus melakukan diving.


Dalglish, yang juga berseteru dengan otoritas sepak bola karena larangan Suarez lebih dari delapan pertandingan karena tindak rasis terhadap pemain Manchester United Patrice Evra, bersikeras The Reds belum memiliki sikap negatif terhadap pejabat pertandingan.


"Saya pikir jika kami terus mencoba itu akan berubah tapi terkadang untuk beberapa ketakutan orang akan mengatur pertandingan dan Anda berpikir ada sebuah agenda melawan sebuah klub sepak bola oleh orang-orang penting," kata legenda Liverpool, yang sekarang dalam masa keduanya bertanggung jawab atas Merseysiders.


"Kami tidak berpikir seperti itu tapi saya kira orang lain akan berpikir seperti itu dan kapan Anda melihat upaya dan komitmen mereka, bagi mereka untuk menolak penalti dan mengatakan lawan tidak beruntung adalah tidak masuk akal."


"Saya belum pernah mendengar penalti tidak diberikan oleh wasit yang mengatakan 'Anak itu sial'. Apa kesempatan yang kita punya?"


"Bagi kami, kami harus melakukan yang terbaik yang kami bisa untuk apa yang kami ingin capai, tapi bahkan dalam tiga pertandingan terakhir, banyak keputusan sangat merugikan kami, tapi kami perlu terus berjuang. Mungkin kami bermain terlalu sopan."


Menjelang semifinal Piala FA akhir pekan depan melawan rival lokal Everton, Dalglish didorong oleh kembalinya pemain internasional Denmark Daniel Agger.


Bek itu telah absen sejak Liverpool meraih gelar Piala Liga pada Februari, namun datang sebagai pemain pengganti saat bermain imbang dengan Villa. (nm/ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.