TEMPO.CO, Jakarta -PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencatat pertumbuhan dana kelolaan sebesar 23 persen menjadi Rp 27,5 triliun tahun lalu. Pencapaian itu mengantar perusahaan asuransi grup Prudential Plc. --berbasis di Inggris-- sebagai lima besar investor di pasar modal Indonesia.
"Itu menunjukkan kuatnya penetrasi kami untuk asuransi di Indonesia," kata Presiden Direktur Prudential Indonesia William Kuan, di Jakarta, Kamis, 19 April 2012. Menurut William, semakin membaiknya iklim ekonomi Indonesia mendorong minat masyarakat berasuransi.
Saat ini rasio solvabilitas (Risk-based Capital-RBC) syariah mencapai 72 persen, melebihi ketentuan pemerintah minimal 5 persen, sedangkan RBC perseroan secara keseluruhan mencapai 548 persen, jauh di atas ketentuan minimal 120 persen.
Total aset perseroan tercatat Rp 30,9 triliun, meningkat 27,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Dengan total pembayaran klaim tahun lalu mencapai Rp 3,9 triliun dari 136.000 kasus. Pendapatan premi tahun lalu mencapai Rp 14,84 triliun, naik 47 persen ketimbang tahun sebelumnya di angka Rp 10 triliun. Perseroan membukukan laba bersih Rp 2,6 triliun, meningkat 13 persen.
William menjelaskan, peningkatan premi didukung naiknya pertumbuhan Partnership Distribution hingga 84 persen menjadi Rp 2,4 triliun. Produk unit link juga laris manis yakni meningkat 48,5 persen menjadi Rp 14,5 triliun, dengan jumlah nasabah 8,9 juta di mana 1,4 juta di antaranya pemegang polis.
JAYADI SUPRIADIN


