Kenaikan BBM

Danamon Menunggu Proses Pembelian Saham Oleh DBS

  • DPR Setujui APBN Perubahan 2013

    DPR Setujui APBN Perubahan 2013

    Tempo
    DPR Setujui APBN Perubahan 2013

    TEMPO.CO, Jakarta -Dewan Perwakilan Rakyat akhirnya menyepakati Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2013 menjadi Undang-Undang. Keputusan diambil melalui mekanisme voting. "Dengan demikian RUU ini disahkan menjadi Undang-Undang," kata Ketua DPR Marzuki Alie, saat menutup Sidang Paripurna, Senin, 17 Juni 2013. …

  • Harga Emas Turun Jelang Pertemuan Fed

    Antara

    Chicago (ANTARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun pada Senin (Selasa pagi WIB), menjelang pertemuan Federal Reserve yang dijadwalkan pekan ini. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus, turun 4,5 dolar AS, atau 0,32 persen, menjadi menetap di 1.383,1 dolar AS per ounce. Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dijadwalkan akan mengakhiri pertemuan dua harinya pada Rabu, dan Ketua Federal Reserve Ben Bernanke akan mengadakan konferensi …

  • BBM Jadi Naik, IHSG Melesat

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Berakhirnya polemik Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013 menjadi berkah bagi pelaku pasar di Bursa Efek Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguat setelah investor mendapat kepastian mengenai kenaikan harga bahan bakar dan proyeksi inflasi.Pada pembukaan perdagangan Selasa 18 Juni 2013, IHSG dibuka menguat 0,95 persen ke level 4.821,916. Pada pukul 09.27, IHSG terus menanjak hingga 4.845 dan kemungkinan akan terus menguat. …

Jakarta (ANTARA) - Bank Danamon Tbk (BDMN) mengaku masih menunggu proses jual beli saham bersyarat (conditional sale and purchase agreement/CSPA) terkait pembelian saham perseroan secara tidak langsung oleh group DBS.

"Transaksi masih menunggu, akan dilakukan setelah proses CSPA disepakati oleh Regulator Keuangan Singapura, Bank Indonesia, dan pemegang saham DBS Singapura," ujar Head of Public Affairs, Zsa Zsa Yusharyahya di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, DBS memiliki kekuatan bisnis dalam korporasi perbankan, "capital markets", "trade finance", dan manajemen investasi.

"Apabila transaksi terlaksana, Danamon akan bekerja sama dengan DBS untuk menjadi bagian dari suatu perbankan Asia yang dinamis," kata dia.

Ia mengharapkan, Indonesia dapat mengambil manfaat dari penggabungan Danamon-DBS itu. Kondisi itu nantinya dapat memberi akses terhadap modal asing dari luar Indonesia untuk mendukung perkembangan infrastruktur dan pembangunan.

"Selain itu, memungkinkan Indonesia mendapatkan nilai tambah dari arus perdagangan," katanya.

Namun, hingga kini Bank Indonesia belum setuju rencana merger Bank Danamon dengan DBS Group dikarenakan belum tercantumnya rencana bisnis bank (RBB) yang diajukan perseroan kepada otoritas perbankan.

Ia mengaku, sampai saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan regulator terkait aktifitas itu.

Sebelumnya pada 2 April 2012 PT Bank Danamon Indonesia Tbk telah mendapatkan informasi dari Fullerton Financial Holding (FFH), bahwa FFH telah menjalin kesepakatan penjualan saham bersyarat dengan DBS Group Holdings untuk menjual semua kepemilikan sahamnya di Asia Financial Indonesia (AFI) kepada DBS.

AFI memiliki sekitar 67,37 persen dari total saham yang diterbitkan oleh Perseroan. Transaksi ini akan difinalisasi setelah diperoleh persetujuan, antara lain, dari pemegang saham DBS dan para regulator, termasuk Bank Indonesia. Setiap penyerahan rencana bisnis bank itu dilakukan pada bulan November.

Pemegang saham Danamon diharapkan untuk merujuk kepada pengumuman DBS tertanggal 2 April 2012 bahwa DBS akan mengeluarkan Mandatory Tender Offer (MTO) untuk mengakuisisi saham terdaftar dari pemegang saham Danamon lainnya dengan harga penawaran Rp7.000 per saham.(ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat