Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Ardani Zuhri
TRIBUNNEWS.COM, MUARAENIM -- Dalam beberapa pekan terakhir, sebagian masyarakat kecamatan Rambang dan sekitarnya, resah dan ketakutan. Sebab sudah puluhan warga terjangkit DBD, bahkan sampai menelan korban jiwa.
"Untuk di desa saya sudah, pasiennya sudah puluhan, ada yang sudah sembuh dan ada juga masih di rawat. Bahkan di desa tetangga sampai ada yang meninggal dunia," ujar Juli Handono, S.Kep warga Desa Sugih Waras Kecamatan Rambang, Muaraenim, di RS Prabumulih, Minggu (22/7/2012).
Menurut Juli, yang sehari-harinya bertugas di Klinik Kesehatan LPMP Sumsel ini, bahwa berdasarkan data sementara yang ia peroleh, untuk pasien yang sedang di rawat di RS Pertamina Prabumulih saat ini, ada lima warga dari Desa Sugih Waras, Kecamatan Rambang, yang sedang di rawat yakni Ebit (4,5), Mefta (11) keduanya di Sal Anak. Lalu Yugo (42), Feldius (4,5) dan Topan (18) di Sal Pandan.
Sedangkan yang meninggal dunia atas nama Dafril (3) dari Desa Sumber Rahayu, Kecamatan Rambang, sekitar satu minggu yang lalu.
Bahkan, sebelumnya, lanjut Juli, warganya telah banyak yang sudah dirawat di Rumah sakit di Prabumulih, itu dari informasi keluarga pasien yang dirawat di RS Pertamina sedikitnya tujuh orang dan sudah sehat dan kembali ke Rumah.
Ini baru yang terdata di RS Pertamina belum yang ada di RS Umum Prabumulih dan RS Bunda. Untuk itu, pihaknya minta kepada Dinas Kesehatan Muaraenim dan instansi terkait untuk bisa secepatnya menanggulangi wabah DBD di kecamatan Rambang terutama di desanya.
Ketika di konfirmasi ke Kadinkes Muaraenim dr H Yan Riyadi MARS, membenarkan jika di wilayah tersebut banyak warga yang terserang DBD. Saat ini, pihaknya sudah melakukan upaya penanggulangan dan penyuluhan pada warga untuk masalah DBD tersebut.
Sedangkan mengenai masalah dokter, memang saat ini, sedang tidak kosong, sebab masih sekolah mengambil program spesialis. Jadi untuk menanggulanginya akan di backup dari tenaga kesehatan yang terdekat dan dari Muaraenim sendiri.
Baca juga:
- Mayat Suhendri Ditemukan Terapung
- Empat Rumah Warga Lhokseumawe Ludes
- Melalui Dakwah Ulama Coba Berantas Narkoba
- Empat Tersangka Kasus Proyek Irigasi Bendung Siuntulon



Yahoo! OMG