Islamabad (ANTARA/Xinhua-OANA) - Sedikitnya delapan tentara tewas dan tiga lainnya cedera Kamis ketika sebuah bom pinggir jalan menghantam konvoi keamanan di kawasan suku lembah Khyber, Pakistan baratlaut, kata para pejabat.
Konvoi itu ditargetkan dengan bom rakitan yang diledakkan dengan alat pengontrol jarak jauh ketika melewati daerah lembah Khyber Qambarabad, salah satu daerah bergolak suku Pakistan yang berbatasan dengan Afghanistan.
Serangan tersebut menyebabkan satu kendaraan hancur total.
Lima dari 11 personel keamanan di atas bus itu tewas di tempat sedangkan sisanya menderita luka-luka.
Para korban terluka dirawat di Rumah Sakit Militer Gabungan di mana tiga di antaranya termasuk seorang perwira yang tewas akibat luka-lukanya yang parah.
Para pejabat mengatakan, para tentara sedang melakukan patroli rutin di daerah itu ketika kendaraan mereka diserang.
Tak lama setelah insiden tersebut, pasukan keamanan melancarkan operasi pencarian di mana personil keamanan mengalami penyergaban oleh beberapa gerilyawan tidak dikenal dan menewaskan dua dari mereka dalam bentrokan itu.
Sebelumnya, beberapa gerilyawan tidak dikenal meledakkan bom dengan kendali jarak jauh dan membunuh dua anggota milisi anti-Taliban di daerah Kotal Landi lembah Khyber.
Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas kedua insiden tersebut.(rr)

