Jakarta (ANTARA) - Kementerian BUMN meminta PT Bank Rakyat Indonesia untuk menyampaikan kajian atas rencana perseroan itu untuk mengakuisisi perusahaan jasa sekuritas.
"Kami meminta kajian BRI untuk selanjutnya memberikan izin prinsip melakukan akuisisi," kata Deputi Menteri BUMN Bidang Usaha Jasa, Parikesit Suprapto, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat.
Menurut Parikesit, hingga kini pihaknya belum mengetahui nama perusahaan sekuritas yang akan dibidik oleh BRI tersebut.
"Belum tahu yang mana (sekuritas yang akan diakuisisi). Perusahaan apapun yang akan diakuisisi harus melewati kajian secara komprehensif dan mengacu pada prinsip "win win solution," katanya.
Sebelumnya diberitakan Bank BRI tertarik mengambilalih PT Bahana Securities, untuk melengkapi lini bisnis perusahaannya yaitu perbankan, asuransi dan sekuritas.
Untuk merealisasikan aksi korporasi tersebut Bank BRI menyiapkan dana sekitar Rp300 miliar yang dialokasikan dari dana internal perseroan.
Menurut Parikesit, pihaknya belum dapat memastikan kapan akuisisi tersebut terealisasi karena harus menunggu hasil kajian.
"Rencana ini juga belum akan diagendakan dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) BRI yang akan digelar pada akhir Maret 2012," ujarnya.
Agenda RUPS Maret 2012 itu ditambahkan Parikesit masih membahas pencapaian kinerja keuangan hasil audit tahun 2011. (rr)


Belum ada komentar