H+5 Terperangkap

Petinggi GM Didepak Terkait Kostum Manchester United

Otosia.com - Sukses capai kesepakatan sponsorship dengan Manchester United (MU), salah satu petinggi General Motors Co. (GM), Joel Ewanick, terancam didepak. Para eksekutif GM merasa tak puas atas kepantasan nilai kontrak tersebut. Ewanick sendiri adalah Wakil Presiden Pemasaran GM Amerika Serikat.

Menurut informasi yang didapat Bloomberg dari sumber internal GM, Joel tak bisa membeberkan detil dari kesepakatan negoisasi GM dan MU. Sementara, GM telah mengumumkan pemasangan logo Chevrolet pada kostum MU, Senin (30/7), untuk musim 2014 - 2015.

Sebelumnya dikabarkan bahwa GM sepakat membayar 25 juta poundsterling atau sekitar Rp. 370 miliar setiap tahun, selama 7 tahun. Kontraprestasi yang diberikan adalah pemasangan logo Chevrolet pada kostum MU.

Ternyata, manajemen GM mengaku tak tahu rincian pasti nilai kesepakatan dengan MU, yang diperkirakan mencapai 300 juta dollar AS atau sekitar Rp. 2,85 triliun. Mereka tak melihat adanya kesepadanan nilai kontrak sebesar itu hanya untuk kaos.

Padahal sebelumnya, nilai kontrak sponsor yang dibayarkan Aon Corp (AON) pada MU untuk musim 2011 - 2012 lebih murah 25 persen. Walau belum ada pernyataan resmi, namun GM akan tetap menghormati kesepakatan tersebut dengan mengubah konsep yang dibuat Ewanick.

Jika benar Ewanick hengkang, maka tekanan yang dialami CEO GM, Dan Akerson, akan bertambah. Pasalnya, GM saat ini tengah berupaya menekan kerugian Opel di Eropa. Opel adalah anak perusahaan GM dan mengalami kerugian mencapai US$ 16,4 miliar (Rp. 155 triliun) sejak tahun 1999.

Ewanick direkrut GM pada 2010, menggantikan Ed Whitacre. Padahal saat itu Ewanick baru bekerja dua bulan di Nissan. Sejak 2007, Ewanick menjabat sebagai wakil presiden pemasaran Hyundai untuk Amerika Serikat.

Konsep Ewanick yang terkenal adalah 'Hyundai Assurance', yaitu pembeli Hyundai yang kehilangan pekerjaan dibebaskan dari cicilan. Pemicu banyaknya PHK saat itu karena Amerika Serikat tengah dilanda resesi berkepanjangan. (kpl/bun)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat