Dibekuk Usai Bobol 10 Rumah di Jombang

TRIBUNNEWS.COM,JOMBANG-Berakhir sudah petualangan Erwin Syahril Mubarok (24), sebagai penjahat spesialis pembobol rumah.

Pemuda muda asal Indramayu Jabar dan kini tinggal di Desa Gedangsewu, Pare, Kediri, tertangkap usai membobol rumah Frenky (23), warga Kelurahan Jombatan, Jombang Kota, Sabtu (14/7/2012).
    
Meski sempat berusaha kabur, ia berhasil diringkus anggota Polsek Jombang Kota dan warga setempat. Petugas menyita barang bukti tas milik korban yang hanya berisi surat-surat penting.
    
Saat diperiksa, tersangka mengaku telah melakukan pembobolan pada 10 rumah yang tersebar di 10 Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbagai wilayah. Yakni 4 TKP di wilayah Jombang Kota, 2 TKP di Diwek, 3 TKP di Pare, dan 1 TKP di Jepara, Jateng.
    
Penangkapan tersangka berawal ketika korban berkunjung ke salah satu tetangganya. Merasa aman-aman saja, korban membiarkan pintu rumah tak terkunci. Tapi kondisi tersebut dimanfaatkan tersangka yang kebetulan sedang mencari sasaran.
    
Tersangka langsung masuk rumah korban, dan segera menyambar sebuah tas yang tergeletak di atas meja dan berusaha kabur. Namun ketika baru saja melewati pintu rumah, pemilik rumah pulang.
    
Pemilik rumah kaget melihat lelaki asing menjinjing tas miliknya. Spontan korban berteriak-teriak ada maling. Tersangka berusaha kabur. Tapi warga yang mendengar teriakan korban segera berdatangan dan mengejar tersangka.
    
Bersamaan itu, seorang anggota Polsek Jombang Kota berada tak jauh dari lokasi, dan segera ikut mengejar tersangka. Tak lama, tersangka berhasil dibekuk warga dan polisi, tak jauh dari rumah korban.
    
Selanjutnya, tersangka digelandang ke Mapolsek Jombang Kota.
JOMBANG-Berakhir sudah petualangan Erwin Syahril Mubarok (24), sebagai penjahat spesialis pembobol rumah.

Pemuda muda asal Indramayu Jabar dan kini tinggal di Desa Gedangsewu, Pare, Kediri, tertangkap usai membobol rumah Frenky (23), warga Kelurahan Jombatan, Jombang Kota, Sabtu (14/7/2012).
    
Meski sempat berusaha kabur, ia berhasil diringkus anggota Polsek Jombang Kota dan warga setempat. Petugas menyita barang bukti tas milik korban yang hanya berisi surat-surat penting.
    
Saat diperiksa, tersangka mengaku telah melakukan pembobolan pada 10 rumah yang tersebar di 10 Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbagai wilayah. Yakni 4 TKP di wilayah Jombang Kota, 2 TKP di Diwek, 3 TKP di Pare, dan 1 TKP di Jepara, Jateng.
    
Penangkapan tersangka berawal ketika korban berkunjung ke salah satu tetangganya. Merasa aman-aman saja, korban membiarkan pintu rumah tak terkunci. Tapi kondisi tersebut dimanfaatkan tersangka yang kebetulan sedang mencari sasaran.
    
Tersangka langsung masuk rumah korban, dan segera menyambar sebuah tas yang tergeletak di atas meja dan berusaha kabur. Namun ketika baru saja melewati pintu rumah, pemilik rumah pulang.
    
Pemilik rumah kaget melihat lelaki asing menjinjing tas miliknya. Spontan korban berteriak-teriak ada maling. Tersangka berusaha kabur. Tapi warga yang mendengar teriakan korban segera berdatangan dan mengejar tersangka.
    
Bersamaan itu, seorang anggota Polsek Jombang Kota berada tak jauh dari lokasi, dan segera ikut mengejar tersangka. Tak lama, tersangka berhasil dibekuk warga dan polisi, tak jauh dari rumah korban.
    
Selanjutnya, tersangka digelandang ke Mapolsek Jombang Kota.

Jawa
  • Bisnis Kuliner Anti Krisis, Banjir Peserta
  • Ribuan Warga Saksikan Parade Budaya Nusantara
  • 14 Kandidat Ramaikan Pemilukada Bangakalan
  • Ratusan Polisi Siaga Amankan Wapres ke Blitar
  • HUT Kediri, Pagi ini Dimeriahkan Festival Prajurit

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat