Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Diduga Gara-gara Kembang Api, Warung Ismail Ludes

    TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Kemeriahan Sabtu (24/12) malam bertepatan dengan memasuki perayaan Natal, ternoda oleh peristiwa kebakaran di Malalayang II, Kecamatan Malalayang, Kota Manado.

    Si jago merah mengamuk rumah sekaligus warung milik Ismail Lapananda. Rumah itu ludes tak bersisa. Juga menghanguskan bengkel las, bengkel sepeda motor serta satu kios lainnya.

    Menurut informasi yang dihimpun Tribun Manado di lokasi kejadian yang terletak tepat di depan kantor Kelurahan Malalayang II itu, kebakaran terjadi diduga berasal dari kembang api yang dipasang warga lain.

    "Ini kebakaran mungkin karena kembang api. Api cepat sekali membesar karena di situ berjualan bensin lagi," ujar seorang warga yang tidak mau namanya dicatut

    Versi lain menyebutkan, kebakaran akibat arus pendek listrik kendaraanb bermotor. Seperti dituturkan Lurah Malalayang II, Noldy Domu, diduga api berasal dari sebuah kendaraan yang berada di sekitar lokasi itu.

    Saat kejadian itu, ketika mengeluarkan bahan bakar minyak jenis bensin dari mobil itu, ternyata terjadi korslet aliran listrik pada kendaraaan tersebut.

    Api kemudian menghanguskan kendaraan tersebut dan dengan cepat menjalar ke bangunan warung lainya yang menjual bensin yang letaknya dekat dengan mobil yang terbakar itu.

    Kobaran api begitu cepat dan menghanguskan keempat bangunan yang terbuat dari kayu dan tripleks tersebut. "Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu," kata Noldy.

    Heri, warga di sekitar lokasi tempat kejadian perkara mengatakan, tiba-tiba mendengar suara teriakan yang menyebutkan ada kebakaran. Mendengar suara itu kemudian sejumlah warga menuju ke arah lokasi tempat kejadian perkara.

    Tetapi warga yang sebelumnya berniat menolong, tidak bisa ke tempat itu karena kembang api yang dijual di kios tersebut ikut terbakar.

    "Kondisi itu menyebabkan kembang api terbang ke arah tidak menentu karena terbakar, membuat warga takut mendekat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Hery.

    Beruntung Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado menurunkan sejumlah kendaraan pemadam serta personel untuk memadamkan api tersebut.

    Jalan raya yang berada di depan lokasi kebakaran penuh sesak. Ratusan kendaraan menyemut sehingga menyulitkan pemadaman. tribunmanado.co.id / Rolando Lombok

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    Belum ada komentar