Dijual 2 Hari Lagi, Pembeli iPhone 5 Mulai Ngantri

TEMPO.CO, New York - Apple iPhone 5 baru resmi dijual dua hari lagi, Kamis 20 September 2012. Tapi di New York, sejumlah orang sudah mulai mengantri di depan Apple Store.

Hazem Sayed misalnya. Ia sengaja berdiri di depan toko Apple yang terletak di 5th Avenue, New York, Amerika Serikat supaya menjadi orang yang pertama mendapatkan ponsel cerdas generasi keenam Apple itu.

"Tahun lalu, saya harus membayar US$ 900 kepada seorang mahasiswa supaya dia mau memberikan antriannya," kata Sayed seperti dilansir Cnet, Selasa 18 September 2012.

Selain ingin menjadi orang pertama yang memiliki iPhone 5, Sayed juga hendak mempromosikan softwarenya kepada petugas di toko Apple.

Memang sudah menjadi pemandangan biasa di setiap penjualan perdana gadget Apple, orang akan menyambut antusias dengan cara mengantri di depan Apple Store. Mereka sudah bersiap layaknya orang berkemah. Ada yang membawa tenda, sleeping bag, kursi, dan berbagai peralatan lainnya.

Di belakang Sayed ada seorang model dan seniman bernama Jessica Mellow. Bersama rekannya, Keenan Thompson, seniman body painting ini mengantri untuk sebuah tujuan: mempromosikan produk sebuah perusahaan. Pada Oktober tahun lalu, ia juga melakukan hal serupa ketika Apple merilis iPhone 4S.

Apple resmi merilis iPhone 5 pada Kamis, 13 September lalu. Ponsel cerdas dengan layar selebar 4 inci itu akan dijual dengan harga mulai US$ 699 - 899.

CNET | RINI K

Berita terpopuler lainnya:

Pre-Order iPhone 5 Tembus 2 Juta dalam 24 Jam

Google Ternyata Pernah Menyewakan Kambing

Hantu Lokal Dreadout Nampang di ICT Award 2012

Hari Ini, Komponis Jerman Clara Schumann di Google

Yahoo Segera Kantongi Dana Segar Untuk Ekspansi

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.