TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan berkas penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang Bogor Jawa Barat.
Seperti hari ini, Selasa (4/9/2012), KPK memanggil Direktur Utama PT Yodya Karya untuk diperiksa sebagai saksi. PT Yodya Karya merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang konsultasi teknik konstruksi.
"Dia diperiksa untuk tersangka DK (Deddy Kusdinar)," kata Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, di kantornya.
Selain itu, KPK juga memanggil engineering dari PT Adhi Karya, Derdi Gunawan. Derdi dipanggil juga sebagai saksi untuk tersangka Deddy. Keduanya diketahui belum hadir di kantor KPK.
Diketahui, kasus ini telah mentapkan Kepala Biro Perencanaan Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora, Deddy Kusdinar sebagai tersangka. Namun, penyidikan KPK disebutkan akan terus berlanjut hingga posisi Menpora, Andy Mallarangeng.
"Anak tangga pertama ditentukan terhadap pemeriksaan terkait dengan tersangka pertama itu (Dedy). Nanti kan akan berkembang," kata Wakil ketua KPK, Busyro Muqoddas, Selasa (28/8/2012).
Busyro mengakui, KPK tengah mengumpulkan dan mengkaji alat-alat bukti yang dimiliki untuk menaiki anak tangga pertama dari Dedy Kusdinar.
"Kami berusaha untuk kepada temuan yang signifikan berbasis pada bukti bukti," tegas Busyro.
Seperti diketahui, kasus ini mulai ditelusuri oleh KPK sejak Agustus 2011 lalu. Saat ini sudah lebih dari 70 saksi telah digarap. Mulai dari petinggi PT Adhi Karya, Mahfud Suroso, PT Duta Graha Indah, Dudung Purwadi, dan pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN), Luki Ambarwati, serta anggota DPR, Ignatius Mulyono dan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Bahkan istri Anas, Atthiyah Lalila, juga telah diperiksa pada 26 April 2012 lalu.
(Edwin Firdaus)
H+5 Terperangkap
- Freeport: Tim Evakuasi Lagi Tiga Korban TewasAntara - 1 jam 17 menit lalu
- Longsor, Serikat Buruh Akan Gugat FreeportTempo - 2 jam 52 menit lalu
- Pengacara Rakyat Gugat Freeport Terkait Tragedi LongsorAntara - 7 jam yang lalu
- SBY: Evakuasi korban tambang Chile tak bisa diterapkan FreeportMerdeka.com - 8 jam yang lalu
- Presiden Minta Dilakukan Investigasi Kecelakaan FreeportAntara - 9 jam yang lalu
- Presiden Terima Laporan Perkembangan Terakhir Kecelakaan FreeportAntara - 10 jam yang lalu
- Tragedi longsor, PT Freeport dan SBY digugat ke pengadilanMerdeka.com - 10 jam yang lalu
- Freeport: Jumlah Korban Meninggal 11 OrangAntara - 13 jam yang lalu
- 11 Pekerja PT Freeport ditemukan tewas, 17 masih tertimbunMerdeka.com - 13 jam yang lalu
- Freeport: Tiga Pekerja Meninggal DitemukanTempo - 14 jam yang lalu
- DPR Minta Freeport Santuni Korban Reruntuhan TambangAntara - 14 jam yang lalu
- Tinjau lokasi longsor, Priyo minta Freeport santuni korbanMerdeka.com - 15 jam yang lalu
- Freeport: Sudah 8 Korban Tewas DitemukanTempo - 16 jam yang lalu
- Tiga Jenazah Karyawan Freeport Dievakuasi Hari IniTempo - Min, 19 Mei 2013
- Pemerintah: Korban Freeport Dapat Santunan Asuransi JamsostekAntara - Min, 19 Mei 2013
- DPR Minta Investigasi Runtuhnya Tambang Freeport MenyeluruhAntara - Min, 19 Mei 2013
- Evakuasi Korban Freeport Terganjal Lokasi RawanTempo - Min, 19 Mei 2013
- Muhaimin desak Freeport terjunkan ahli buat evakuasi korbanMerdeka.com - Min, 19 Mei 2013
- Korban Longsor Freeport Alami Trauma Tempo - Min, 19 Mei 2013
- Freeport Gunakan Tim Penyelamat Terbaik di Asia Tempo - Min, 19 Mei 2013
Berita Lainnya
- Siang Ini, Anas Bersaksi untuk Andi Mallarangeng
- KPK Jadwalkan Pemeriksaan Anas Urbaningrum
- Anas Beri Klarifikasi Terkait Tiga Tersangka Hambalang
- Anas Urbaningrum Penuhi Panggilan KPK
- Anas: Saya Tidak Tahu Perubahan Anggaran Hambalang
- KPK Masih Tunggu Hasil Audit Kerugian Hambalang
- Diperiksa KPK, Anas Malah Bawa 'Sambal Pecel'
- KPK Panggil Anas Sebagai Saksi Hambalang …Antara videos
- Dirjen Anggaran Kemenkeu Jadi Saksi Antara videos
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 44
Artikel Pilihan
Lainnya Dari 
POLL
Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?
Memuat...


Yahoo! OMG