Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nasib naas menimpa Nisa (28), warga Jalan Cipinang Cempedak IV, Jatinegara, Jakarta Timur. Ia harus kehilangan sepeda motor hasil jerih payahnya selama ini, Kamis (26/7/2012), malam.
Nisa merupakan korban penodongan senjata api.
Kejadian bermula ketika ia bersama temannya, Komarrudin (32), mencari Warung Tegal (warteg) dengan menggunakan dua sepeda motor di Jalan Cawang Baru, Jatinegara, sekira pukul 21.00 WIB.
Nisa bercerita saat sedang makan, Komar melihat motor Yamaha Vixion milik rekannya itu diputar arah oleh seseorang tak dikenal.
"Komar langsung teriak mau dibawa kemana motor saya, dan kami pun langsung keluar dari warteg," kata Nisa dengan nada gemetar, kepada wartawan di kediamannya, Jumat (27/7/2012).
Sontak Komar berteriak dan mencoba mengejar pelaku yang kabur setelah diteriaki. Baru beberapa meter mengejar pelaku, seorang teman pelaku kemudian mengeluarkan senjata api dan menodongkannya tepat ke dada Nisa.
"Saat dia nodong pistol, saya langsung kabur balik ke warteg dan cuma bisa teriak-teriak minta tolong," bebernya.
Nisa menuturkan, penjahat tersebut kabur dan tidak jadi membawa hasil buruannya, ketika warga yang mendengar teriakan minta tolong Nisa serta Komar.
Nisa menuturkan, saat dirinya ditodong dengan pistol, ia melihat motor Yamaha Mio miliknya sudah berada di seberang jalan dan sedang dinaiki dua pelaku lainnya.
"Jumlah pelaku empat orang, satu kabur, satu nodong pistol, dan dua lagi yang amanin motor saya. Saya cuma ingat ciri-ciri pelaku yang nodong, tinggi, pakai baju hitam, serta topi, " imbuhnya.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke kantor polisi terdekat dan petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Penodongan dengan senjata api ini, kini ditangani oleh Polsek Jatinegara.


