Dolanan Tradisional Pesona Anak-Anak Jerman

TEMPO.CO, Aneka alat permainan atau dolanan tradisional dari Indonesia rupanya mempesona anak-anak Jerman. Mereka berulang kali mencoba memainkan dalam acara All Nation Festival di Kedutaan Besar Indonesia di Berlin Jerman.

Aneka mainan anak-anak yang digelar pada Sabtu, 16 Juni 2012 ini antara lain dakon, gasing, bola bekel dan beberapa permainan lain. Anak-anak Jerman yang datang penasaran mencoba permainan itu dibantu para pemandu.

»Mereka bahkan meminta berbagai mainan itu supaya bisa dimainkan bersama keluarga atau teman-temannya,” ujar Purno Widodo, Sekretaris III Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Berlin dalam emailnya kepada Tempo.

Selain aneka dolanan tradisional ini, mereka juga mempertunjukkan musik kulintang, pencak silat, lagu-lagu dan tarian daerah Tari Kipas, Manuk Rawa, Kupu-Kupu Tarum. Anak-anak dari Grup Patria Nanda, KBRI Berlin membawakan lagu dan tarian daerah ini. Para ibu-ibu juga menyajikan aneka panganan tradisional dan kopi Bali. Tak kurang lima ratus orang mengunjungi acara yang digelar saat cuaca kurang bersahabat itu.

Kedutaan Besar Indonesia di Jerman sudah menggelar acara serupa untuk kesembilan kalinya. Biasanya acara ini diikuti oleh perwakilan negara-negara lain. Kedutaan Indonesia pada kesempatan kali ini sengaja menampilkan demonstrasi mainan anak-anak tradisional yang bertema Kinderspiele atau permainan anak-anak.

Duta Besar Indonesia untuk Jerman  Dr. Eddy Pratomo mengatakan acara ini merupakan salah satu acara penting untuk memperkenalkan Indonesia dan keanekaragaman budayanya. Agar semakin mendekatkan Indonesia di hati masyarakat Jerman.

DIAN YULIASTUTI

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat